Investasi di Kabupaten Serang Meningkat Pesat, Target 2024 Diprediksi Terlampaui

AKURAT BANTEN - Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang berhasil tunjukan kinerja positif denga lampaui target capaian di tahun 2023.
Pasalnya, target investasi di tahun 2023 yakni sebesar Rp 5,7 triliun, berhasil terealisasi dan dapat melampaui target hingga mencapai Rp 10,5 triliun.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Serang, Syamsuddin, mengatakan, target investasi untuk triwulan 1 dapat dilihat di bulan April minggu kedua.
Baca Juga: Dinas Sosial Kabupaten Serang Berhasil Tangani 98 Bencana Hingga Mei 2024
"Tapi kalau kita lihat target investasi secara keseluruhan 2023 sangat maksimal capaiannya hampir 200 persen, dari target 5,7 triliun terealisasi 10,2 triliun," ucapnya
Syamsuddin, menjelaskan selanjutnya target 2024 dari 2023 akan naik sebanyak 3 persen dan itu sudah di floating di RPJMD.
"Target tahun ini 5,9 triliun. jadi kenaikannya bukan dilihat dari capaian tapi dari target sebelumnya target 2025 sudah terbaca 6,1 triliun," jelasnya.
Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Tangerang Meluncurkan Program MAPAN TAKO PEMDES
Menurutnya, upaya-upaya dalam rangka meningkatkan investasi di Kabupaten Serang bisa dilakukan dari beberapa aspek seperti mempermudah pelayanan perizinan, sehingga tidak terkesan berbelit-belit yang dapat membuat orang tidak nyaman untuk berinvestasi.
"Kabupaten Serang menjadi pintu masuk ke pulau jawa, kita tahu Tangerang sudah penuh dan bergeser ke Kabupaten Serang," cetusnya
Oleh karena itu, kata Syamsuddin Pemerintah daerah juga punya kewajiban untuk menyiapkan lahan yang cukup agar bagaimana caranya investor masuk ke Kabupaten Serang.
Baca Juga: Oknum Satpol PP Kecamatan Cadasari Ngamuk, Gara-gara Anaknya Tidak Lolos Jadi PPS
"Pemda harus menyiapkan infrastruktur jalan sebagai daya tarik investor masuk ke Kabupaten Serang. Kita tahu di periode ibu bupati (Ratu Tatu Chasanah) fokus membangun infrastruktur sehingga investasi dari tahun ke tahun terus meningkat," ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga terus melakukan upaya pembinaan dengan cara melakukan bimtek-bimtek kepada pelaku usaha baik itu dalam mengisi LKPM maupun dalam mengakses kemudahan pelayanan perizinan OSS.
Syamsuddin juga mengaku, saat ini yang mendominasi investasi di Kabupaten Serang masih PMA, untuk PMDN diakuinya memang targetnya belum dapat tercapai.
"Tapi tahun kemarin capaian paling besar selama 7 tahun saya di sini. target PMDN 3,1 triliun tercapai 3,091atau 98 persen," ungkapnya.
Baca Juga: Miris! Gaji Karyawan Dipotong Untuk TAPERA
"Pencapaian 200 persen itu akan sangat berarti bagi pemkab serang kalau PMA dan PMDnya tercapai. realisasi pma 71,1 triliun dari target 4,3 triliun," sambungnya.
Ia berharap, investasi dapat mengurangi pengangguran, dengan investasi diharapkan pertumbuhan ekonominya bisa lebih maju melihat angka pengangguran di Kabupaten Serang masih tetap tinggi walaupun jumlah orang yang masuk kerja juga sangat tinggi.
"Ini mungkin bisa kita pikirkan ke depan bahwa pengangguran di kabupaten serang itu bukan murni orang serang dari awal. banyak orang yang datang ke serang mencari pekerjaan, jadi bukan orang dari awal lahir di serang dan sekolah di serang tapi orang luar datang ke serang," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










