Banten

Israel Serang Pertahanan Hizbullah, Tewaskan Komandan Senior Ismail Haniyeh dan Pengwalnya di Beirut

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 31 Juli 2024, 06:38 WIB
Israel Serang  Pertahanan Hizbullah, Tewaskan Komandan Senior Ismail Haniyeh dan Pengwalnya di Beirut

AKURAT BANTEN - Ketegangan antara Israel melawan pasukan Hizbullah kembali memamanas, hal ini ditandai dengan serangan yang dilakukan Israel terhadap benteng dan menewaskan seorang komandan senior Hizbullah Ismail Haniyeh di Beirut Selatan pada, Selasa (30/7/2024).

Sebelumnya, diberitakan Ismail Haniyeh melakukan kunjungan resmi ke Teheran untuk menghadiri upacara Pelantikan Presiden terpilih Iran, yakni Masoud Pezeshkian.

Namun sayangnya Ismail Haniyeh dan satu pengawalnya tewas terbunuh dalam serangan Zionis di markas besarnya di Teheran, setelah dia menghadiri seremoni Pelantikan Presiden terpilih Iran.

Baca Juga: EDITORIAL: Dilematis! Rumor Koalisi Golkar-PDIP di Banten, Airin Berpotensi Jadi Cawagub

Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyebutkan bahwa peristiwa pembunuhan ini sebagai "tindakan pengecut".

Dan dalam pernyataan lain kepada Al-Arabiya, Penasihat Kepresidenan Palestina menyebut pembunuhan Ismail Haniyeh sebagai "kejahatan baru Israel".

Kelompok Hamas telah mengonfirmasi mengenai kematian pemimpinnya yang terjadi di Iran, Hamas menyebut Haniyeh tewas karena serangan Israel di Teheran.

Baca Juga: Hotman Paris Sindir Dedi Mulyadi Ikut Campur Kasus Vina Cirebon, Mendoakan Segera Terpilih Gubernur

Menurut AFP, serangan tersebut merupakan balasan atas tembakan roket dari Lebanon yang menewaskan 12 orang anak dan remaja di Majdal Shams.

Diketahui, wilayah Majdal Shams, Dataran Tinggi Golan telah dianeksasi Israel sejak 1960 dari Suriah.

Akibat serangan tersebut, kementerian kesehatan Lebanon melaporkan pada, Rabu (31/7/2024), terdapat bahwa 3 orang tewas, diantaranya 2 anak-anak dan 74 orang terluka.

Baca Juga: Jennifer Diguyur Oli Ditengah Aksi Demo Yang Mengangkat Isu Lingkungan dan Sosial, Ini Faktanya!

"Jumlah korban belum final atas agresi Israel di pinggiran selatan Beirut," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.