Setelah 55 Tahun Duplikasi Bendera Pusaka Merah Putih, Kirab Dari Jakarta Menuju IKN

AKURAT BANTEN - Bendera pusaka bagi bangsa Indonesia, tentunya memiliki makna sakral karena dibalik kisahnya, telah mengorbankan ribuan bahkan jutaan pejuang untuk bisa berkibar hingga saat ini.
Seperti diketahui, bendera Pusaka Merah Putih adalah bendera yang dijahit tangan oleh ibu Fatmawati yang merupakan istri sang proklamator, Soekarno sekaligus sebagai presiden pertama RI.
Demi menjaga keasliannya, kemudian pusaka merah putih ini, dibuat duplikasinya oleh pemerintah sebanyak tiga kali sejak 1969 dan tidak lagi dikibarkan setelah HUT RI 17 Agustus 1968.
Baca Juga: Efek Konsumsi Daging Kucing bagi Kesehatan, Dilakukan oleh Bapak Kos di Semarang
Histori duplikasi Pusaka Merah Putih
- Bendera duplikasi pusaka pertama, mulai dikibarkan pada peringatan HUT RI 17 Agustus 1969 selama 15 tahun.
- Setelahnya, duplikasi pusaka kedua dibuat pada 1985 kemudian berkibar selama 30 tahun sejak 1985 hingga 2014.
- Duplikasi bendera pusaka ketiga dikibarkan pada upacara 17 Agustus 2015 di Istana Merdeka.
- Hingga 2017 duplikasi bendera Merah Putih yang sebelumnya disimpan di Istana Merdeka Jakarta, dipindahkan ke Monas bersama duplikasi teks proklamasi.
Setelah berusia 55 tahun, duplikat bendera Pusaka Merah Putih pertama kali keluar dari DKI Jakarta untuk dikibarkan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.
Baca Juga: Alasan Iptu Rudiana Tidak Hadir Ritual Sumpah Pocong, Itu Adalah Musyrik
Menurut keterangan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, bahwa ini merupakan pertama kali duplikasi bendera pusaka keluar menuju ibukota baru RI.
"Pertama kali ini bendera duplikat keluar Jakarta menuju ke Ibu Kota Baru, di Istana Negara, di Ibu Kota Nusantara," tuturnya, Sabtu, 10/08/2024).
Dalam proses kirab dari Monumen Nasional (Monas), bendera pusaka ini dibawa oleh Purna Paskibraka 2023, Kachina Ozora asal Kalimantan Tengah menggunakan kendaraan rantis Maung buatan Pindad menuju Halim Perdanakusuma.
Baca Juga: Mencengangkan! Pemerintah Sebut Siapkan Bonus Rp6 Miliar untuk Peraih Medali Emas di Olimpiade 2024
Kemudian diterbangkan ke Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan Selatan, menuju Istana Negara IKN.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










