Presiden Jokowi Copot 2 Menteri PDIP, Megawati Berikan Jawaban Begini

AKURAT BANTEN - Reshuffle kabinet yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat banyak orang terkejut, apalagi dengan pencopotan dua tokoh penting PDIP dari jabatan menteri.
Adapun dua tokoh PDIP yang terkena reshuffle Jokowi yaitu Arifin Tasrif yang sebelumnya menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Yasonna Loly sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (MenkumHAM RI).
Bahkan kabar pencopotan dua menteri PDIP juga sudah diketahui oleh Megawati selaku Ketua Umum PDIP.
Baca Juga: Nahas! Mayat Seorang Wanita di Brebes Ditemukan Tewas, Badan Tinggal Separuh dan Dikerubuti Semut
Yasonna Laoly mengungkapkan bahwa sebelumnya ia sudah pernah menyampaikan hal tersebut dan Megawati menganggap hal tersebut adalah lazim dilakukan oleh seorang Presiden.
“Beberapa waktu lalu saya menyampaikan (kepada Ibu Megawati), Bu, beredar ini dan ini, kemudian dijawab “yaudah”, lazim lah, sesuatu yang lazim,” kata Yassona saat ditemui usai Upacara dan Syukuran Hari Pengayoman ke-79 di Kantor KemenkumHAM Jakarta, dikutip Rabu (21/8/2024).
Menurut Yasonna, Ibu Megawati juga sebelumnya pernah menjadi Presiden maka mengetahui bagaimana hak prerogatif presiden, jadi tidak usah berspekulasi lagi.
Baca Juga: Pemerintah Singapura Beri Bantuan hingga Rp 70 Juta kepada Warganya yang Menganggur dan Terkena PHK
Selain berkomunikasi dengan Megawati, Yasonna juga mengaku bahwa dirinya tekah berkomunikasi dengan Presiden Jokowi. Ia mengucapkan terima kasih kepada Jokowi karena telah dipercaya untuk menjadi menteri selama hampir 10 tahun.
“Saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden karena telah memberikan kepercayaan kepada saya, dari pembantu selama 10 tahun kurang dua bulan,” ungkapnya.
Yasonna menyebut jika ia memang sudah siap dan menerima jika posisinya digantikan oleh Supratman karena ia juga memiliki rencana untuk mengajukan pengunduran diri untuk mempersiapkan anggota DPR RI 2024-2029.
Baca Juga: Andika Hazrumy Jadi Yang Pertama Kembalikan Formulir Pendaftaran Cakada Ke PDI Perjuangan
“Harusnya saya pertengahan September saya sudah harus mengundurkan diri karena saya harus menyiapkan diri untuk segala surat-surat dokumen yang diperlukan untuk menjadi anggota DPR sudah sangat siap lahir batin,” lanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









