Pandeglang Alami Kekeringan Paling Parah di Banten, Terdapat 1.533 Hektare Area Sawah Tak layak Tanam

AKURAT BANTEN - Berdasarkan data rekapitulasi Dinas Pertanian provinsi Banten per Agustus 2024, diperkirakan terdapat 2.319,5 hektare sawah akan dilanda kekeringan menyebabkan kerusakan baik ringan hingga berat atau tak layak tamam.
Menurut Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Agus M Tauchid, ribuan hektare sawah tersebut, tersebar di empat kabupaten dan satu kota, seperti:
- Kabupaten Pandeglang
- Kabupaten Lebak
- Kabupaten Tangerang
- Kabupaten Serang dan
- Kota Serang.
Baca Juga: Tolak Rujuk! Seorang Wanita di Tangerang, Babak Belur di Aniaya Mantan Suami
Dari 2.319,5 hektare sawah, 1.974 hektare di antaranya mengalami rusak ringan, 212 hektare rusak sedang hingga 133 hektare rusak berat.
"Kekeringan ada tapi tidak sampai puso," kata Agus M Tauchid pada, Senin (9/9/2024).
Selanjutnya Agus mengatakan, kalau kekeringan yang paling parah melanda wilayah Pandeglang, dengan luas tanaman padi sekitar 1.533 hektare.
Baca Juga: Juru Parkir Wanita di Ciledug Tangerang Babak Belur Dianiaya Mantan Suami
Sementara Kabupaten Lebak 465 hektare, Kabupaten Tangerang 15,5 hektare, Kabupaten Serang 298 hektare, dan Kota Serang 8 hektare.
"Selain tanaman padi yang rusak itu, ada juga tanaman padi seluas 1.128 hektare yang terancam kekeringan yang tersebar di Kabupaten Pandeglang seluas 140 hektare, Kabupaten Lebak 768 hektare, Kabupaten Tangerang 205 hektare, dan Kota Serang 15 hektare,” terangnya.
Berdasarkan data, tercatat lahan yang mengalami kekeringan terdiri dari:
Kabupaten Pandeglang, dari 1.533 terdapat 1.290 hektare rusak ringan, 110 hektare rusak sedang, dan 133 hektare rusak berat.
Kabupaten Lebak, dari 465 hektare yang rusak, rinciannya adalah 407 hektare rusak ringan dan 58 hektare rusak sedang.
Kabupaten Tangerang dari 15,5 hektare yang rusak, rinciannya adalah 15,2 hektare rusak ringan dan 0,3 hektare rusak sedang.
Baca Juga: Ini Alasan Jokowi Rela Berkantor di IKN Selama 40 Hari, Hingga Purnatugas
Kabupaten Serang dari 298 hektare yang rusak, rinciannya 256 hektare rusak ringan dan 42 hektare rusak sedang.
Kota Serang dari 8 hektare itu, 6 hektare rusak ringan dan 2 hektare rusak sedang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan
- 10Jerman Peringatkan Rusia Bisa Ancam NATO pada 2029, Eropa Mulai Siaga Perang








