Banten

Kabupaten Tangerang Raih Predikat Inovatif IGA Dari BSKDN Sebagai Kabupaten Inovatif Dalam Ajang IGA 2024

Berlian Rahmah Dewanto | 11 Desember 2024, 20:14 WIB
Kabupaten Tangerang Raih Predikat Inovatif IGA Dari BSKDN Sebagai Kabupaten Inovatif Dalam Ajang IGA 2024

 

AKURAT BANTEN, TANGERANG - Pada akhir tahun 2024 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten sangat inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024 yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Daerah pada Bappeda Kabupaten Tangerang, Upit Kurniasih, pada puncak penganugerahan IGA 2024 di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama, pada Kamis (5/12/2024) lalu.

"Alhamdulillah, Kabupaten Tangerang bisa mempertahankan predikat 'Kabupaten Sangat Inovatif' dengan skor indeks 63,15 pada acara Innovative Government Award (IGA) 2024 yang diselenggarakan oleh Kemendagri," kata Upit Kurniasih.

Baca Juga: Kongkalikong DPMD Lebak dan PT CGT Diduga Raup Miliaran Rupiah dengan Modus Acara Sosialisasi bagi Pemdes

Upit mengatakan skor indeks tersebut mengalami peningkatan. Sebelumnya, pada tahun 2023 skor indeks Kabupaten Tangerang yaitu 61,49 (Sangat Inovatif), dan pada tahun 2024 meningkat menjadi 63,15. Penghargaan tersebut diraih bersama dengan 69 kabupaten lainnya yang turut menerima predikat Kabupaten Sangat Inovatif.

Diketahui, Innovative Government Award ini merupakan agenda tahunan dari Kemendagri kepada Pemerintah Daerah atas semangat dan keberhasilannya melakukan inovasi di bidang peningkatan layanan publik, tata kelola pemerintahan dan pembangunan.

"Penghargaan ini diberikan berdasar pada akumulasi jumlah dan kualitas inovasi perangkat daerah yang dilaporkan kepada Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, melalui aplikasi penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID)," ungkapnya.

Baca Juga: Hari Pertama Ramp Check di Terminal Pondok Cabe Tangsel, Kemenhub Temukan 8 Bus Tidak Laik Jalan

Ungkap Upit, Ajang inovasi daerah ini juga bertujuan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat dalam peningkatan daya saing daerah.

Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, dihadiri Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pemakaman (DPPP) yang diwakili UPTD PALD (Pengelola Air Limbah Domaestik), Kecamatan Kelapa Dua dan Puskesmas Jalan Emas, turut serta sebagai peserta pameran inovasi mewakili Provinsi Banten.

Baca Juga: Ruhamaben-Shinta Gugat Hasil Pilkada Tangsel ke MK

Melalui ajang tersebut, Upit berharap ke depannya inovasi daerah yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Tangerang dapat bermanfaat dan berdampak positif terhadap masyarakat dan pembangunan daerah, baik dari segi sosial, ekonomi maupun lingkungan," pungkasnya.(*)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.