Cegah Pergaulan Bebas, SMA Sulthan Baruna Cianjur Wajibkan Lakukan Tes Kehamilan

AKURAT BANTEN - Ramai dikabarkan SMA Sulthan Baruna yang terletak di Cianjur baru-baru ini menerapkan kebijakan unik, yaitu mewajibkan siswi-siswinya untuk melakukan tes kehamilan setiap setahun sekali.
Kebijakan ini bertujuan untuk mencegah perilaku pergaulan bebas di kalangan siswa, khususnya yang dapat mengarah pada kehamilan di luar nikah.
Baca Juga: 5 WNA Thailand Ditangkap Jadi Pemandu Lagu di Tangerang
Meskipun kebijakan ini mendapat berbagai reaksi, baik pro dan kontra, pihak sekolah berpendapat bahwa langkah ini perlu diambil untuk menjaga moral dan disiplin siswa di tengah tantangan era digital dan pengaruh budaya yang semakin bebas.
Dilansir dari akun Instagram @medos_rame (22/1/2025), pihak sekolah menjelaskan bahwa kebijakan tes kehamilan ini bukanlah bentuk diskriminasi atau invasif.
Melainkan upaya preventif untuk melindungi para siswa dari dampak negatif pergaulan bebas.
Mereka menganggap bahwa dengan mengetahui status kehamilan secara rutin, diharapkan siswa dapat lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan lawan jenis.
Baca Juga: SEB 3 Menteri: Siswa Tetap Masuk, Catat! Jadwal Sekolah Selama Bulan Ramadan 2025
Serta dapat menjaga batasan yang sesuai dengan norma-norma agama serta budaya setempat.
Namun, kebijakan ini menuai kritik dari berbagai pihak, terutama kalangan orang tua dan aktivis pendidikan.
Banyak yang berpendapat bahwa kebijakan tersebut terlalu berfokus pada kontrol fisik dan tidak cukup memberikan pendekatan pendidikan yang lebih holistik.
Mereka berargumen bahwa solusi terbaik untuk mencegah pergaulan bebas adalah dengan memberikan pendidikan seks yang tepat.
Dengan melibatkan pemahaman mengenai batasan sosial, hubungan yang sehat, dan dampak negatif dari pergaulan bebas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







