239 Kepala Daerah Terpilih Jalani Tes Kesehatan Jelang Pelantikan

AKURAT BANTEN - Suasana Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terlihat ramai pada Minggu (16/2/2025). Ratusan kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia hadir untuk menjalani tes kesehatan.
Tes ini merupakan tahapan penting sebelum mereka resmi dilantik dan mengemban amanah rakyat.
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto turun langsung memantau jalannya tes kesehatan ini.
Baca Juga: Gempur Kampung Pink! Turnamen Catur Piala Pj. Wali Kota Tangerang Lahirkan Bibit Unggul.
Ia memastikan semua tahapan berjalan lancar, mulai dari registrasi hingga pemeriksaan.
"Tes kesehatan ini penting untuk memastikan para kepala daerah dalam kondisi prima sebelum pelantikan," ujar Bima Arya kepada awak media.
Sebanyak 239 kepala daerah terpilih mengikuti tes kesehatan pada hari Minggu.
Sisanya dijadwalkan pada hari Senin (17/2/2025). Tim medis dari Kemendagri bertugas melakukan pemeriksaan.
Baca Juga: Tragedi Tanah Longsor di Pandeglang: Satu Pekerja Bangunan Tewas, Tiga Selamat
"Pemeriksaan di Kemendagri ini sifatnya dasar, seperti cek tensi dan kolesterol. Untuk pemeriksaan yang lebih lengkap, sudah dilakukan di daerah masing-masing," jelas Bima Arya.
Bima Arya menambahkan, proses pemeriksaan tidak memakan waktu lama. "Mungkin dari datang sampai selesai tidak sampai satu jam," katanya.
Baca Juga: Film Captain America: Brave New World, Karakter Sabra dari Israel yang Timbulkan Kontroversi
Setelah tes kesehatan selesai, para kepala daerah terpilih akan mengikuti gladi bersih.
Tes kesehatan ini adalah salah satu tahapan penting dalam proses pelantikan kepala daerah terpilih.
Dengan kesehatan yang prima, diharapkan para kepala daerah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










