Banten

239 Kepala Daerah Terpilih Jalani Tes Kesehatan Jelang Pelantikan

Saeful Anwar | 16 Februari 2025, 15:32 WIB
239 Kepala Daerah Terpilih Jalani Tes Kesehatan Jelang Pelantikan

 

AKURAT BANTEN - Suasana Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terlihat ramai pada Minggu (16/2/2025). Ratusan kepala daerah terpilih dari seluruh Indonesia hadir untuk menjalani tes kesehatan.

Tes ini merupakan tahapan penting sebelum mereka resmi dilantik dan mengemban amanah rakyat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto turun langsung memantau jalannya tes kesehatan ini. 

Baca Juga: Gempur Kampung Pink! Turnamen Catur Piala Pj. Wali Kota Tangerang Lahirkan Bibit Unggul.

Ia memastikan semua tahapan berjalan lancar, mulai dari registrasi hingga pemeriksaan.

"Tes kesehatan ini penting untuk memastikan para kepala daerah dalam kondisi prima sebelum pelantikan," ujar Bima Arya kepada awak media.

Sebanyak 239 kepala daerah terpilih mengikuti tes kesehatan pada hari Minggu. 

Sisanya dijadwalkan pada hari Senin (17/2/2025). Tim medis dari Kemendagri bertugas melakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Tragedi Tanah Longsor di Pandeglang: Satu Pekerja Bangunan Tewas, Tiga Selamat

 "Pemeriksaan di Kemendagri ini sifatnya dasar, seperti cek tensi dan kolesterol. Untuk pemeriksaan yang lebih lengkap, sudah dilakukan di daerah masing-masing," jelas Bima Arya.

Bima Arya menambahkan, proses pemeriksaan tidak memakan waktu lama. "Mungkin dari datang sampai selesai tidak sampai satu jam," katanya.

Baca Juga: Film Captain America: Brave New World, Karakter Sabra dari Israel yang Timbulkan Kontroversi

Setelah tes kesehatan selesai, para kepala daerah terpilih akan mengikuti gladi bersih.

 

Tes kesehatan ini adalah salah satu tahapan penting dalam proses pelantikan kepala daerah terpilih. 

Dengan kesehatan yang prima, diharapkan para kepala daerah dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman