Bukan Tanggul Jebol! Ini Biang Kerok Banjir Parah di Bekasi dan Sekitarnya, Penjelasan Wakil Menteri PU Mengejutkan

AKURAT BANTEN - Banjir dahsyat yang melanda Bekasi dan beberapa wilayah lainnya telah menyebabkan kerusakan parah dan penderitaan bagi ribuan warga.
Di tengah spekulasi dan kekhawatiran publik, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti, memberikan penjelasan mengejutkan mengenai penyebab utama bencana ini.
Baca Juga: Kabar Gembira! THR Karyawan Swasta Cair, Ojol Menyusul! Ini Jadwal dan Skemanya
Diana Kusumastuti menegaskan bahwa banjir bukan disebabkan oleh jebolnya tanggul, melainkan oleh curah hujan yang sangat tinggi.
"Berdasarkan pengamatan kami, itu tidak ada tanggul yang jebol, tapi volume intensitas hujan itu memang sangat tinggi sekali. Jadi ini meluap," ungkapnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).
Baca Juga: Tragis! Lansia di Tangerang Tewas Terjebak Kebakaran
Kondisi cuaca menyebabkan sungai-sungai meluap, membanjiri permukiman dan infrastruktur.
Saat ini, fokus utama pemerintah adalah pada evakuasi dan penyelamatan warga yang terdampak. Kementerian PU telah mengirimkan perahu karet dan peralatan penyelamatan lainnya.
"Kita juga sudah kirim perahu karet, yang penting penduduk diamankan terlebih dahulu," kata Diana.
Pemerintah lebih memilih menunggu banjir surut sebelum melakukan tindakan lebih lanjut, seperti penyedotan air.
Baca Juga: Banjir di Tangsel Masih Merendam 3 Titik
"Makanya kalau saya harus pompa, airnya mau ditaruh di mana? Kita tunggu surut dulu," jelas Diana.
Setelah banjir surut, Kementerian PU akan segera melakukan pengerukan sedimentasi sungai untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
"Nanti untuk penanganannya nanti kita akan keruk sedimentasi di sungai itu yang utama harus dilakukan bersama," kata Diana.
Banjir yang terjadi di bekasi menyebabkan dampak yang sangat besar, beberapa dampak tersebut adalah:
* Aktivitas warga lumpuh
* Banyak rumah warga yang terendam
* akses jalan terputus
* fasilitas umum terendam banjir.
Pemerintah menghimbau warga untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas.
Penjelasan dari Wakil Menteri PU memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab banjir dan langkah-langkah yang diambil pemerintah.
Baca Juga: Bank Indonesia Sudah Buka Layanan Penukaran Uang Baru, Simak Jadwalnya untuk Persiapan Lebaran 2025
Dengan fokus pada penanganan darurat dan upaya pencegahan jangka panjang, diharapkan dampak bencana ini dapat diminimalkan (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










