Bencana di Tengah Kota! Tanggul Jebol di Pondok Aren, Ratusan Warga Pondok Kacang Prima Terendam Banjir 30-50 cm

AKURAT BANTEN– Warga Perumahan Pondok Kacang Prima, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali dilanda kekhawatiran serius setelah tanggul penahan air di dalam kompleks jebol pada Jum'at Malam, 31/10/2025.
Insiden ini sontak membanjiri area perumahan, dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 sentimeter, mengganggu aktivitas dan merusak properti warga.
Kronologi Kejadian
Jebolnya tanggul ini bukan sekadar insiden cuaca biasa, melainkan puncak dari masalah infrastruktur yang terabaikan.
Menurut keterangan warga setempat, tanggul yang berfungsi vital sebagai penahan aliran air tersebut sudah lama dikelilingi janji pembangunan ulang yang tak kunjung selesai.
"Pembangunan tanggul ini sudah lama sekali mangkrak. Setiap kali hujan deras, kami sudah was-was. Kali ini benar-benar jebol dan airnya langsung masuk ke rumah-rumah," ungkap seorang warga yang terdampak.
Dampak Langsung: Air setinggi lutut orang dewasa (30-50 cm) langsung merendam jalanan, garasi, dan sebagian teras rumah.
Kerugian: Kerugian ditaksir tidak sedikit, mulai dari kerusakan perabotan, perangkat elektronik, hingga mobil dan motor yang terendam.
Ancaman Berulang: Warga khawatir banjir akan terus terjadi mengingat kondisi tanggul yang kini rusak parah dan musim hujan yang masih berlangsung.
Sorotan Pertanggungjawaban Pihak Berwenang
Masyarakat Pondok Kacang Prima mempertanyakan keseriusan pihak terkait, baik dari tingkat pengembang (jika masih bertanggung jawab) maupun Pemerintah Kota Tangsel.
Proyek pembangunan atau perbaikan tanggul yang terbengkalai selama ini menjadi fokus kekecewaan.
"Kami tidak butuh janji manis lagi. Kami butuh tanggul ini selesai sekarang! Kami bayar pajak dan berhak mendapatkan rasa aman dari ancaman banjir yang diakibatkan oleh infrastruktur yang tidak layak," tegas perwakilan warga.
Insiden ini menjadi alarm keras bagi Dinas terkait di Tangsel, khususnya yang membidangi tata ruang dan sumber daya air, untuk segera turun tangan.
Mengingat lokasi perumahan yang padat penduduk, lambatnya penanganan tidak hanya berdampak pada kerugian material, tetapi juga menimbulkan risiko kesehatan dan keselamatan jiwa.
Baca Juga: FAKTA BARU: Siswi MTs Sukabumi Wafat Diduga Bunuh Diri, Kemenag Ungkap ini
Tiga Tuntutan Mendesak Warga: Aksi Cepat Tanggap!
Warga menuntut tindakan cepat dan transparan dari Pemerintah Kota Tangsel dan pihak-pihak terkait:
Status dan Anggaran Proyek: Memberikan kejelasan status proyek pembangunan tanggul yang telah lama mandek, termasuk alokasi anggaran dan target penyelesaian yang pasti.
Penanganan Darurat: Segera melakukan perbaikan darurat untuk mencegah jebol lebih lanjut dan memitigasi dampak banjir susulan.
Audit Infrastruktur: Melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh infrastruktur pencegah banjir di wilayah Pondok Aren dan sekitarnya.
Seruan mendesak agar kejadian banjir di Pondok Kacang Prima ini tidak hanya menjadi berita sesaat, tetapi mendapat perhatian serius dari pejabat terkait demi keselamatan dan kenyamanan ribuan warga yang tinggal di sana (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










