Banten

Artis Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Surya Sahetapi: Selamat Jalan Ayah!

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 2 April 2025, 07:54 WIB
Artis Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia, Surya Sahetapi: Selamat Jalan Ayah!

AKURAT BANTEN - Kini telah berpulang kehadapan Tuhan yang maha kuasa, Aktor Senior Ray Sahetapy yang merupakan pemain film dan teater Indonesia yang sempat kondang di masanya.

Almarhum yang menggeluti dunia seni peran ini, telah menghiasi layar bioskop dan layar kaca tanah air selama puluhan tahun, tentunya sudah begitu mengakar dan menempati hati para penggemarnya di Indonesia.

Kabar duka itu disampaikan Surya Sahetapy yang merupakan anak kandungnya melalui unggahan di media sosial, jika Ray Sahetapy diumumkan meninggal dunia pada Selasa (1/4) malam.

Baca Juga: Ini Dia 6 Air Fryer Terbaik untuk Melengkapi Ruang Dapur dan Memberi Kemudahan dalam Mengolah Aneka Masakan

Tampak di feed Instagram pribadi miliknya, Ia menuliskan pesan perpisahan serta mengunggah foto bersama sang ayah yang berusia 68 tahun .

"Selamat jalan, Ayah! @raysahetapy. Kami selalu menghargai kenangan saat bersamamu ❤️" tulisnya.

Selanjutnya, Ia juga menulis "Titip salam cinta dan kangen ke kak Gisca! ????"tuturnya Surya Sahetapy.

Aktor bernama lengkap Ferenc Raymon Sahetapy lahir pada 1 Januari 1957. Ia merupakan salah satu aktor paling populer dan disegani pada generasinya dengan sering memerankan pria kompleks dengan nuansa dan karakter yang dalam.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun Libatkan 3 Mobil, Di KM 777 Tol Gempol-Pasuruan, Akibat Kurangnya Antisipasi Pengendara!

Ia debut layar lebar lewat film Gadis (1980) garapan sutradara Nya' Abbas Akup yang juga mempertemukannya dengan Dewi Yull hingga keduanya menikah pada 16 Juni 1984.

Namun, Ray Sahetapy bercerai dengan Dewi Yull pada 2004, setelah mereka dikaruniai empat anak, yakni Panji Surya, Gizca Puteri Agustina Sahetapy, Rama Putra, dan Mohammad Raya Sahetapy.

Pada tahun yang sama, Ray Sahetapy kemudian menikah dengan Sri Respatini Kusumastuti. Sedangkan Dewi Yull menikah dengan Srikaton pada 2008.

Di sepanjang kariernya, Ray Sahetapy pernah masuk nominasi aktor terbaik Festival Film Indonesia 1989 melalui film Noesa Penida.

Baca Juga: Beda Hasil Sidang Isbat 2025 NU dan Muhammadiyah? Salat Idulfitri 1446 H Dipastikan Lusa

Ia sering dinominasikan dalam banyak ajang Festival film nasional, seperti:
1. Ponirah Terpidana (Festival Film Indonesia 1984)
2. Secangkir Kopi Pahit (Festival Film Indonesia 1985
3. Kerikil-Kerikil Tajam (Festival Film Indonesia 1985)
4. Opera Jakarta (Festival Film Indonesia 1986)
5. Tatkala Mimpi Berakhir (Festival Film Indonesia 1988)
6. Jangan Bilang Siapa-Siapa (Festival Film Indonesia 1990).

Ray Sahetapy juga sempat terpilih ikut bermain tanpa casting serta menjalani syuting untuk peran juru lelang dalam Captain America: Civil War (2016). Namanya dikenal lewat salah satu film yang popularitasnya mendunia, The Raid (2012).

Namun, adegan Ray Sahetapy tak dirilis dalam versi akhir Captain America: Civil War.

Baca Juga: Ibu Hamil Bayar Fidyah 30 Hari Berapa? Mari Hitung Agar Tidak Menambah Dosa

Adapun film terakhir yang sempat dibintangi, seperti:
1. Nagabonar Reborn
2. Darah Daging pada 2019
3. Iblis Menjemput Ayat 2
4. 100% Halal pada 2020
5. Jin Khodam
6. Kutukan Peti Mata pada 2023.

Ray Sahetapy juga telah membangun sebuah sanggar teater di pinggiran kota dan membentuk komunitas teater, termasuk Teater 7 yang dikenal dengan teater Tuli yang sering manggung di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. (*******)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.