Banten

Drama di Balik Laporan Begal: Terungkap! Wanita di Jakarta Barat Ternyata Tertembak Senjata Api Temannya Sendiri

Saeful Anwar | 27 April 2025, 11:55 WIB
Drama di Balik Laporan Begal: Terungkap! Wanita di Jakarta Barat Ternyata Tertembak Senjata Api Temannya Sendiri

AKURAT BANTEN-Sebuah laporan mengejutkan sempat menghebohkan warga Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar), ketika seorang wanita berinisial R mengaku menjadi korban penembakan saat pembegalan.

Namun, tabir kebenaran akhirnya tersingkap, mengungkap fakta yang jauh berbeda dan lebih mencengangkan, R ternyata tidak sengaja tertembak oleh temannya sendiri.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Resa Fiardi Marasabessy, membeberkan kronologi pengungkapan kasus yang penuh liku ini.

Baca Juga: Kontroversi Pengangkatan Eks Pimpinan KPK Jadi Stafsus Wali Kota Tangsel, Alarm Integritas Terus Menggema

Kronologi 

Berawal dari laporan dugaan begal yang diterima, pihak kepolisian segera bergerak menuju lokasi yang disebutkan oleh R.

"Namun dari keterangan masyarakat di sekitar dan fakta lapangan, tidak pernah ada terjadinya begal tersebut.

Namun warga membenarkan ada tembakan. Tapi posisinya bukan di situ," ungkap AKBP Resa kepada awak media pada Sabtu (26/4/2025).

Baca Juga: DRAMATIS! Quartararo Rebut Pole Position MotoGP Spanyol di Detik-Detik Terakhir, Marquez Gigit Jari!

Kejanggalan semakin terasa ketika korban memberikan keterangan lokasi kejadian yang berubah-ubah.

Kepada penyidik, R awalnya bersikukuh dengan lokasi awal pelaporan, namun kemudian menyebutkan area dekat gereja hingga kawasan Neglasari, Kabupaten Tangerang.

"Setelah mendatangi lokasi, polisi pun tidak menemukan adanya kejadian begal dengan senjata api. Warga kemudian memberitahu bahwa malam itu benar ada suara tembakan namun bukan kejadian begal dan tidak di lokasi tersebut," lanjutnya.

Baca Juga: Catat Tanggalnya, Ini Daftar Film yang Akan Tayang di Bioskop pada Bulan Mei 2025, ada Sayap-Sayap Patah 2

Kegigihan penyidik dalam menggali informasi akhirnya membuahkan hasil. Terungkaplah bahwa sebelum insiden penembakan, pelaku berinisial RP dan teman-temannya sedang berkumpul.

"Kemudian salah satu yang kumpul itu membawa senjata api menembakkan senjata api dan melukai dirinya dan korban," jelas AKBP Resa.

Menurut penyelidikan, malam nahas itu diwarnai dua kali letusan dari senjata api jenis makarov yang dibawa oleh RP. Sebelum kejadian, RP ternyata diboncengi oleh R.

Baca Juga: Tips Cara Cepat Blokir Iklan yang Mengganggu di Google Chrome, Cukup Dengan Langkah Simple Ini

"Sempat terjadi cekcok, akhirnya minta dijemput oleh korban, mereka meninggalkan tempat, tapi pelaku mengeluarkan tembakan dulu ke udara," bebernya.

Nahas tak dapat dihindari ketika RP hendak menyimpan kembali senjatanya. Diduga karena kelalaian, senjata api itu kembali meletus, mengenai paha RP dan pinggang belakang R.

Polisi pun bertindak cepat dengan mengamankan sejumlah barang bukti terkait insiden tersebut.

Baca Juga: Strategi Jitu Mengembangkan UMKM agar Tetap Bertahan di Tengah Persaingan

"Barang bukti yang kami amankan ada senjata api jenis makarov, tiga butir peluru, satu proyektil dari pinggang korban, dan satu kendaraan motor milik korban," tegas AKBP Resa.

Laporan Palsu

Peristiwa yang terjadi pada Minggu (20/4) dini hari ini menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan senjata api dan kejujuran dalam memberikan laporan kepada pihak berwajib.

Laporan palsu tidak hanya membuang waktu dan sumber daya kepolisian, tetapi juga berpotensi menghambat penanganan kasus yang sebenarnya.

Baca Juga: Mengapa Literasi Keuangan Penting untuk Semua Kalangan?

Kasus ini kini tengah ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk mengetahui motif dan proses kepemilikan senjata api tersebut (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman