Banten

Hadiah May Day dari Presiden Prabowo: Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh, Siap Hapus Sistem Outsourcing

Moehamad Dheny Permana | 1 Mei 2025, 21:43 WIB
Hadiah May Day dari Presiden Prabowo: Bentuk Dewan Kesejahteraan Buruh, Siap Hapus Sistem Outsourcing

Akurat Banten - Dalam momentum Hari Buruh Internasional (May Day) yang diperingati pada Kamis di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan kabar menggembirakan bagi para pekerja.

 Di hadapan ribuan buruh dari berbagai daerah, Presiden mengumumkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, sebagai langkah nyata untuk mendukung penghapusan sistem outsourcing yang selama ini menjadi isu utama di kalangan buruh.

"Sebagai hadiah untuk kaum buruh hari ini, saya akan segera membentuk Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional," tegas Presiden Prabowo, yang langsung disambut sorak-sorai para peserta.

Baca Juga: Putra Mantan Wapres Try Sutrisno Dimutasi dari Panglima Kogabwilhan I: Ada Apa di Balik itu ?

Dewan ini dirancang untuk menjadi wadah partisipasi tokoh-tokoh buruh dari seluruh Indonesia.

Fungsinya adalah memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam merumuskan perbaikan undang-undang dan regulasi ketenagakerjaan yang lebih berpihak pada pekerja.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan dukungannya terhadap penghapusan sistem outsourcing.

Namun ia mengingatkan bahwa proses ini harus dijalankan dengan bijak, mengingat pentingnya menjaga kepercayaan investor.

Baca Juga: Amarah Jenderal: Gatot Nurmantyo Tantang Hercules, 'Kau Preman, Bukan Pejuang!'

"Kita ingin hapus outsourcing. Tapi kita juga harus realistis. Harus menjaga iklim investasi. Tanpa investor, tidak ada pabrik. Tanpa pabrik, tidak ada pekerjaan," jelas Prabowo.

Tak hanya itu, Presiden juga mengumumkan pembentukan Satgas PHK, yang bertugas mengawasi dan mencegah pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak.

Selain itu, pemerintah berkomitmen mempercepat pembahasan dua RUU penting yaitu RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga dan RUU Perlindungan Pekerja Laut dan Sektor Perikanan.

Baca Juga: Polda Banten Tetapkan Tersangka Oknum Pengoplos BBM di SPBU Serang

Presiden menegaskan bahwa negara hadir dan tidak akan tinggal diam jika terjadi ketidakadilan terhadap buruh.

"Bila perlu, negara akan turun tangan," ujarnya dengan nada tegas.

Pidato Presiden Prabowo ini mendapat sambutan positif dari para pimpinan serikat buruh seperti Said Iqbal dan Jumhur Hidayat.

Momen ini menjadi angin segar dalam perjuangan panjang para buruh menuju kesejahteraan yang lebih baik.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.