Banten

Pemerintah Kucurkan Dana Rp277 Miliar dari APBN untuk Timnas Indonesia, Begini Reaksi Warganet

Syahganda Nainggolan | 11 Juni 2025, 09:31 WIB
Pemerintah Kucurkan Dana Rp277 Miliar dari APBN untuk Timnas Indonesia, Begini Reaksi Warganet

AKURAT BANTEN - Pemerintah Indonesia telah menggelontorkan dana sebesar Rp277 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk sepak bola nasional.

Dana ini diprioritaskan untuk mendukung persiapan Timnas Indonesia dalam menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026, serta untuk pengembangan sepak bola secara menyeluruh.

Alokasi dana yang bersumber dari APBN tersebut difokuskan pada tiga aspek utama.

Baca Juga: 4 Perusahaan Tambang Nikel di Raja Ampat yang Izinnya Dicabut, Berpotensi Kena Pidana

Pertama, sebagai dukungan terhadap persiapan Timnas Indonesia dalam mengikuti babak Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kedua, dana tersebut akan digunakan untuk mendanai pelatihan Timnas di berbagai kelompok usia, sebagai upaya jangka panjang membangun kekuatan sepak bola dari akar.

Ketiga, alokasi dana ini juga akan diarahkan untuk mendukung program-program kerja dari asosiasi sepak bola nasional.

“Langkah ini menunjukkan dukungan pemerintah demi kemajuan sepak bola Indonesia, dengan harapan dapat membawa Garuda mendunia di ajang Piala Dunia 2026,” tulis pernyataan resmi dalam unggahan Instagram @ditjenpajakri, dikutip Selasa 10 Juni 2025.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Laptop Chromebook Rp9,9 Triliun, Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim Siap Kooperatif

Kebijakan ini pun mendapat beragam respons dari warganet dalam unggahan tersebut.

"Penjualan tiket, sponsorship, hak siar, kurang buat biayai Garuda?" tulis seorang warganet di unggahan tersebut.

"Yang penting Rp277 Miliar-nya dikelola dengan baik untuk kebutuhan timnas," tulis warganet lain.

Untuk diketahui, timnas Indonesia saat ini sedang berpartisipasi dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 dan turnamen regional lainnya.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.