1 Muharram 1447 di Tangerang, Party di Klub Malam Gas Terus. Satpol PP Kecolongan

AKURAT BANTEN - Sejumlah tempat hiburan malam di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang tetap beroperasi pada Malam 1 Muharram 1447 Hijriah.
Hal tersebut dikeluhkan oleh masyarakat sekitar. Dimana para umat Muslim yang sedang beribadah di malam yang sakral itu, namun party dengan bintang tamu dj seksi terpampang di depan di kawasan tersebut.
“Ga pantes banget dilihatnya oleh anak-anak yang ikut pawai obor. Ngeliat gambar-gambar wanita seksi sama banyak iklan minuman beralkohol,” ujar Dave (36), salah satu orang tua yang ikut mengawal pawai obor.
Baca Juga: Kerusakan Moral Wakil Ketua DPRD Banten Budi Prajogo, Ombudsman Desak Segera Usut Memo Titipan SPMB
Dave pun berharap, pemerintah setempat bisa memberikan sanksi jika terbukti melanggar. “Karena setahu saya, jika momen Hari keagamaan itu, kegiatan tempat hiburan malam harus dihentikan dulu. Kok ini malah secara vulgar beroperasional,” ungkap Dave.
Lebih mirisnya lagi, ketika para warga sedang menggelar pawai obor yang diikuti semua golongan mulai dari orang dewasa hingga anak-anak melintasi sejumlah Bar yang terpapar banner LED dengan poster yang memperlihatkan wanita-wanita seksi.
Seperti Clique Lounge and Bar, pada Kamis (26/6/2025) malam, menggelar event dengan Waktu Indonesia Breakbeat (WIB) yang menggelar party dengan memanggil sejumlah bintang tamu serta Dj salah satunya The Cupids.
Baca Juga: 60 Petugas Dikerahkan! Kebakaran Hebat Landa Pabrik Bahan Baku Restoran Cepat Saji di Ciracas
Dengan dibalut foto banner tiga perempuan berpakaian minim, mereka pun mempromosikan sejumlah merk minimum beralkohol.
Sementara menanggapi hal tersebut, Kasatpol PP Kabupaten Tangerang, Agus Suryana mengakui jika kegiatan tersebut telah melanggar.
“Selain bertepatan dengan momen malam 1 Muharam, mereka juga telah melanggar dari kesepakatan tempat hiburan malam yang di mana pada setiap malam jumat itu harus tutup sementara,” ujar Agus dikonfirmasi, Jumat (28/6/2025).
Baca Juga: Kontroversi Perayaan Tahun Baru Islam: Perlukah Dirayakan Seperti Tahun Baru Masehi?
Agus mengakui, jika para pemilik Bar di wilayahnya itu banyak nakal terkait waktu operasional. Selanjutnya, pihaknya akan segera memberikan sanksi berupa teguran serta surat pernyataan dari pemilik Bar tersebut.
“Memang banyak yang bakal pemilik Bar nya. Jika kita mau lakukan razia, mereka Kucing-kuningan. Sepertinya sih bocor kalau mau ada giat. Jadi untuk sanksi awal, pemilik Bar Clique harus membuat surat pernyataan atas pelanggaran yang telah dibuatnya,” pungkasnya.
Sementara dikonfirmasi terkait event tersebut, dari pihak Manajemen Marketing Clique Bar and Kitchen, Linda dan Ohim enggan berkomentar ketika tanya tentang event yang diselenggarakannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”









