Polisi Gerebek Lokasi Pabrik Oli Palsu di Tangerang, 8 Orang Diamankan

AKURAT BANTEN - Polisi membongkar praktik produksi oli palsu di sebuah gudang di Jalan Rawa Kompeni, Kelurahan Benda, Kota Tangerang. Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Rabu, 16 Juli 2025 itu, delapan orang ditangkap dan langsung digelandang ke Polres Metro Tangerang Kota untuk diperiksa lebih lanjut.
“Diduga memproduksi oli palsu berbagai merek tanpa izin resmi sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Awaludin Kanur, saat dikonfirmasi pada Rabu (23/7).
Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang curiga terhadap aktivitas mencurigakan di gudang tersebut. Polisi pun langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan langsung di tempat kejadian.
Setelah memastikan aktivitas ilegal itu benar adanya, polisi mengamankan delapan tersangka dengan peran yang berbeda. Icing diketahui sebagai pemilik tempat produksi, sementara bagian produksi diisi oleh Nanang Aliyudin, Aliman, Abdul Muhyi, dan Teguh Irawan. Tiga wanita lainnya—Eli Patmawati, Sri Ayuni, dan Siti Sarti—bertugas menempelkan tutup botol oli.
Baca Juga: Pesan Tegas Prabowo ke Perwira Muda TNI-Polri: 'Siap Mati untuk Negeri Ini!'
“Para pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti dan kini tengah menjalani pemeriksaan,” tambah Awaludin.
Dalam penggerebekan itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, mulai dari oli palsu berbagai merek dan ukuran, botol kosong, tutup botol, hingga stiker kemasan. Semuanya diduga dipakai untuk mengemas oli tiruan seolah-olah asli.
Pabrik ini diduga telah beroperasi cukup lama dan menyuplai oli palsu ke berbagai bengkel atau toko onderdil kendaraan. Produk-produk itu dibuat menyerupai brand ternama, demi mengecoh pembeli.
Baca Juga: Wamen ATR Puji Layanan Digital dan Drive Thru Kantah Tangerang
Polisi menegaskan, kasus ini akan dikembangkan lebih lanjut untuk membongkar jaringan distribusi serta memastikan apakah ada keterlibatan pihak lain. Masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap produk otomotif yang harganya jauh di bawah pasaran.
“Jangan tergiur harga murah. Pastikan membeli oli dari tempat resmi agar kendaraan tidak dirusak oleh produk abal-abal,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Viral! Pemilik Toko di NTT Gratiskan Susu Dan Popok Bayi untuk Korban Gempa: 'Kami Tidak Cari Untung'
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










