Pabrik Peleburan Logam di Tangerang Dikeluhkan Warga karena Polusi Abu Limbah B3

AKURAT BANTEN - Warga Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, mengeluhkan pencemaran udara yang diduga berasal dari aktivitas pabrik peleburan logam milik PT Sukses Logam Indonesia (SLI). Polusi dari limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) disebut menimbulkan gangguan kesehatan dan kenyamanan warga sekitar.
Kuasa hukum warga, Ayub Kadriah, mengatakan polusi berupa abu zinc dari aktivitas produksi menyebar hingga ke permukiman. Warga mengaku terganggu dengan abu, bau menyengat, dan kebisingan dari mesin pabrik.
"Tersebarnya abu ke area warga diduga dari proses loading, unloading, dan pemindahan bahan dari gudang ke area produksi. Abu tidak hanya mengotori rumah tapi juga membahayakan kesehatan warga," kata Ayub, Kamis (9/10/2025).
Baca Juga: Analogi 'Pelecehan' Hotman Paris: Membongkar Logika Hukum di Praperadilan Nadiem
Menurut Ayub, pabrik tersebut telah beroperasi sejak 2019, sempat ditutup pada 2022 karena tidak memenuhi standar pengelolaan limbah, dan kembali beroperasi pada Agustus 2024.
Akibatnya, kata Ayub, warga mengalami gangguan kesehatan seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, mata perih, dan iritasi kulit.
"Bau menyengat menyebabkan warga mual, pusing, dan sakit tenggorokan. Sumber bising juga berasal dari suara vibrator dan pukulan godam untuk menurunkan hasil produksi yang menempel di cerobong," tuturnya.
Ia menambahkan, warga berencana melaporkan dugaan pencemaran lingkungan itu ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta DPR RI agar ada penindakan tegas.
“Kasus ini sudah keterlaluan dan harus segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










