Banten

Istri Kritis Diduga Dianiaya Suaminya di Bitung Tangerang, Keluarga Minta Publik Bantu Sebarkan Informasi

Irsyad Mohammad | 28 Agustus 2025, 21:20 WIB
Istri Kritis Diduga Dianiaya Suaminya di Bitung Tangerang, Keluarga Minta Publik Bantu Sebarkan Informasi

AKURAT BANTEN - Peristiwa dugaan percobaan pembunuhan istri oleh suaminya sendiri terjadi di kawasan Bitung, Tangerang. Seorang pria berinisial FY dilaporkan melakukan penganiayaan berat terhadap istrinya berinisial IR hingga korban kini dalam kondisi kritis dan masih dirawat intensif di rumah sakit.

Kakak korban, Riki, meminta bantuan publik untuk menyebarkan informasi ini agar pelaku segera tertangkap.

Dalam unggahannya di media sosial, Riki menyebut FY saat ini masih buron dan sedang dicari pihak kepolisian.

Baca Juga: 37 Pelajar asal Kabupaten Tangerang Diamankan Polisi saat Berniat Turun Aksi 28 Agustus di DPR RI

"Tolong bantu share teman-teman. Dan viralkan kasus percobaan pembunuhan istri oleh suaminya sendiri yang bernama Ferdy Yusuf di Bitung Tangerang yaitu adik saya sendiri. Mohon bantuannya share dan viralkan keadaan adik saya kritis hingga saat ini. Pelaku masih dalam buruan pihak kepolisian," tulisnya dalam unggahan Facebook.

Unggahan tersebut juga memperlihatkan kondisi korban yang tengah mendapat perawatan darurat, serta sejumlah foto yang diduga merupakan lokasi kejadian dengan bercak darah di lantai.

Saat dikonfirmasi, Riki membenarkan peristiwa itu dan menegaskan pihak keluarga sudah melaporkannya kepada kepolisian.

Baca Juga: Keracunan Massal di Lebong, RSUD Kirim Sampel Makanan Gratis ke BPOM untuk Uji Laboratorium

"Betul, itu adik saya. Kondisinya adik saya sekarang masih kritis di rumah sakit," kata Riki kepada banten.akurat.co melalui sambungan telepon.

Hingga berita ini diturunkan, banten.akurat.co masih berusaha melakukan upaya konfirmasi kepada pihak kepolisian Polres Tangerang Selatan terkait perkembangan kasus ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.