Banten

Pelayanan Buruk, Tirta Kerta Raharja Dikeluhkan Warga Taman Kota Permai Akibat Air yang Masih Mati

Irsyad Mohammad | 20 September 2025, 22:14 WIB
Pelayanan Buruk, Tirta Kerta Raharja Dikeluhkan Warga Taman Kota Permai Akibat Air yang Masih Mati

AKURAT BANTEN - Keluhan kembali disuarakan oleh warga Perumahan Taman Kota Permai (TKP), Kabupaten Tangerang, terkait distribusi air dari Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) yang hingga kini belum normal.

Hendra, salah satu warga, menuturkan bahwa aliran air dari PDAM sangat kecil dan bahkan tidak bisa digunakan lantaran air kecil dan butek.

"Ngalir tapi kecil, sampe teras doang, airnya butek," ujarnya, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga: Ada Vaksin Lyme Disease di Indonesia? Begini Fakta Sebenarnya dari Pakar

Ia juga mengaku kecewa dengan penyaluran bantuan air bersih yang dinilai tidak sesuai dengan informasi yang diterima warga.

Pasalnya, warga menerima informasi Tirta Kerta Raharja akan mengirimkan tiga tangki tetapi kata Hendra, mobil bantuan air hanya satu tangki yang datang.

Hendra mengaku air tidak mencukupi untuk kebutuhan warga karena air adalah sumber utama yang dibutuhkan di setiap rumah.

Baca Juga: BONGKAR! Rahasia 'Firaun di Balik Kebijakan Aneh' Cukai Rokok 57 Persen, Menkeu: Turunkan Cukai Justru Bikin Negara Untung?

"Aneh sih, infonya mau ada bantuan air tiga tangki tapi yang dateng cuma satu tangki doang," keluhnya.

Kondisi ini, kata Hendra, membuat warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan dasar. Warga harus kembali mengangkut air dari mesjid dan dari rumah tetangga.

"Kalo tangki habis ya ngandelin masjid sama tetangga yang baik hati. Karena mesin air di masjid masih rusak," kata Hendra kepada banten.akurat.co.

Baca Juga: Bukan Menteri BUMN Baru Dony Oskaria Cuma Ditunjuk Jadi Pengganti Sementara, Ternyata Ini Alaskan Prabowo

Menurut informasi yang ia peroleh, masalah distribusi air ini berkaitan dengan perbaikan jalur pipa yang melayani kawasan TKP.

"Alasannya perbaikan, sumber air Taman Kota Permai (TKP) 1 dari Gelam Jaya pamnya jalurnya Regensi, Kutabumi, Tomang Baru ke TKP 1 di Tomang itu biar aer turun kenceng menuju TKP 1," jelasnya.

Warga berharap PDAM TKR segera memperbaiki distribusi air dan menambah suplai bantuan, agar kebutuhan sehari-hari masyarakat tidak terus terganggu.

"Kami berharap TKR bisa segera menyelesaikan perbaikan, jangan bohong soal waktu, janji 4 jam sampe sekarang belum beres," tandasnya.

Hingga berita ini dipublish Perumdam Tirta Kerta Raharja belum memberikan tanggapan atas upaya konfirmasi Akurat.co Banten.

Diberitakan sebelumnya, Warga Perumahan Taman Kota Permai, Kabupaten Tangerang, dibuat kecewa oleh layanan Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR). Pekerjaan interkoneksi pipa yang dijanjikan hanya berlangsung empat jam pada Selasa (16/9/2025) malam, nyatanya membuat aliran air bersih padam hingga dua hari lebih.

Baca Juga: IKN Akan Resmi Jadi Jantung Politik Indonesia Tahun 2028, Era Baru Pemerintahan Dimulai!

Dalam pengumuman resminya, Perumdam TKR menyebut pekerjaan dimulai pukul 21.00 WIB dengan estimasi selesai empat jam.

Warga diminta menampung kebutuhan air untuk mengantisipasi dampak gangguan. Namun realitas di lapangan berbeda jauh.

"Belum ini udah dua hari, PDAM Kabupaten estimasinya 4 jam ternyata sampe sekarang," keluh Hendra, warga Taman Kota Permai, Kamis (18/9/2025).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.