Tirta Kerta Raharja Umbar Janji, Warga Taman Kota Permai Masih Krisis Air

AKURAT BANTEN - Krisis air bersih yang terjadi di Perumahan Taman Kota Permai (TKP), Kabupaten Tangerang, terus menuai keluhan. Warga mengaku aliran air dari Perumdam Tirta Kerta Raharja (TKR) nyaris tidak mengalir, bahkan ada yang hanya keluar kecil dan keruh.
Selain itu, sebelumnya warga juga sempat mengeluhkan bantuan air tangki yang disebut tidak sesuai dengan harapan.
Hendra salah satu warga kepada banten.akurat.co mengaku, kondisi saat iini sudah sangat menyulitkan warga di area tersebut lantaran air adalah kebutuhan dasar untuk sehari-hari.
Baca Juga: Spektakuler! 25.000 Guru Ikuti Pelatihan AI di Sumsel, Catatkan Rekor Dunia
Namun janji Perumdam Tirta Kerta Raharja yang seharusnya pengerjaan 4 jam kini menjadi 4 hari dan membuat warga kecewa terhadap pelayanan tersebut.
"Estimasinya 4 jam ternyata sampe sekarang. Ngalir tapi kecil, sampai teras doang, airnya butek. Aneh sih, infonya mau ada bantuan air tiga tangki tapi yang datang cuma satu. Kalau tangki habis ya ngandelin masjid sama tetangga," keluhnya.
Menanggapi keluhan itu, Humas Tirta Kerta Raharja (TKR) Rahmat menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan penjelasan teknis.
Baca Juga: Inggris Resmi Akui Kedaulatan Palestina dan Ubah Peta Gaza: Babak Baru Konflik Israel-Palestina?
Ia mengakui masalah di Taman Kota Permai disebabkan lemahnya tekanan debit air hingga ke ujung jaringan.
"Kami memohon maaf atas kekurangan pelayanan kami. Krisis air yang terjadi di Taman Kota Permai adalah kekurangan tekanan debit air sampai ke ujung (Taman Kota Permai) dikarenakan pekerjaan rekayasa jaringan air untuk pemerataan pelayanan di Kabupaten Tangerang," kata Rahmat, Minggu (21/9/25).
Rahmat juga menambahkan, sejak dilakukan pekerjaan interkoneksi jaringan air pada Rabu lalu, tim teknik TKR telah melakukan penyetelan valve untuk menambah tekanan.
Namun, kata Rahmat, posisi Taman Kota Permai berada di ujung aliran sehingga membuat perbaikan belum efektif.
"Update terakhir, tim teknik akan menggunakan pompa inline agar tekanan air bisa sampai ke ujung. Namun hal ini terkendala koordinasi dengan PLN terkait kelistrikan, pompa, dan panel. Segera mungkin tim teknik akan menyelesaikan pekerjaan penambahan pompa inline,” jelasnya.
Meski TKR sudah menjanjikan solusi, warga berharap persoalan ini segera dituntaskan.
Pasalnya, kondisi tanpa air bersih sudah membuat aktivitas sehari-hari terganggu, mulai dari kebutuhan mandi, mencuci, hingga memasak.
"Kami berharap TKR bisa segera menyelesaikan perbaikan, jangan bohong soal waktu, janji 4 jam sampe sekarang belum beres," ucap Hendra. Sabtu (20/9/25)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







