Awas Terkecoh! Trik 'Ganti Baju' Kurma Israel Jadi Label Palestina: Begini Cara Pasti Membedakannya

AKURAT BANTEN– Menjelang bulan suci Ramadan, pasar kurma mulai dibanjiri berbagai merek dari berbagai negara.
Namun, konsumen kini diminta ekstra waspada.
Kabar mengejutkan mengungkapkan adanya praktik "penyamaran" kurma asal Israel yang dijual dengan label seolah-olah produk Palestina untuk menghindari boikot.
Fenomena ini tentu meresahkan, mengingat tingginya solidaritas masyarakat Indonesia terhadap perjuangan Palestina.
Lantas, bagaimana cara kita memastikan kurma yang dibeli benar-benar berasal dari tanah para nabi, bukan dari pemukiman ilegal?
Berikut adalah panduan tajam agar Anda tidak terjebak trik produsen nakal:
Baca Juga: Ada Apa dengan Polres Palopo? Aksi Balap Liar Ramadan Viral, Konfirmasi Redaksi Dicuekin
1. Cek 'Angka Keramat' di Barcode
Cara paling instan dan akurat adalah dengan melihat kode batang (barcode) pada kemasan.
Hindari produk dengan barcode yang dimulai dengan angka 729.
Kode ini merupakan identitas resmi untuk produk yang diproduksi atau dikemas di negara Israel.
Sebaliknya, kurma asli Palestina atau negara Arab lainnya memiliki kode yang berbeda.
Baca Juga: Merasakan 'Surga Kecil' di Madinah: Keajaiban Berbuka Puasa Bersama Jutaan Umat di Masjid Nabawi
2. Waspadai Nama-Nama 'Samaran'
Beberapa raksasa ekspor asal Israel kerap menggunakan merek yang terdengar religius atau berkaitan dengan geografi wilayah sekitar untuk mengelabui pembeli.
Berdasarkan data dari gerakan boikot internasional (BDS), waspadai merek-merek berikut yang sering terafiliasi dengan produksi di pemukiman ilegal:
1.King Solomon
2.Jordan River (Sering disalahpahami sebagai produk Yordania)
3.Hadiklaim (Eksportir terbesar Israel)
4.Carmel Agrexco
5.Mehadrin
Baca Juga: Eks Dokter Kopassus Jadi Bos BPJS: Siapa Sebenarnya Mayjen dr. Prihati Pujowaskito?
3. Curigai Harga yang 'Kelewat Murah'
Kurma Medjool premium biasanya memiliki harga yang stabil.
Jika Anda menemukan kurma Medjool dengan ukuran jumbo namun harganya jauh di bawah standar pasar, Anda patut curiga.
Pemerintah Israel sering memberikan subsidi besar pada sektor pertanian mereka di wilayah pendudukan agar produknya bisa bersaing dengan harga sangat rendah di pasar global.
4. Detail Produsen yang 'Kabur'
Produk kurma yang jujur akan mencantumkan detail perusahaan dan alamat produksi dengan jelas.
Hindari membeli kurma yang hanya bertuliskan "Product of Jordan Valley" tanpa keterangan negara yang spesifik.
Seringkali, label "Jordan Valley" digunakan untuk menutupi fakta bahwa kurma tersebut ditanam di pemukiman ilegal Israel di wilayah Lembah Yordania.
5. Kenali Merek Palestina yang Asli (Terverifikasi)
Untuk lebih aman, pilihlah merek yang memang sudah terverifikasi mendukung petani lokal Palestina.
Beberapa merek yang dikenal luas menjamin keaslian produk Palestina antara lain:
1Zaytoun
2.Yaffa
3.Holy Land
4.Lara
Baca Juga: Sejarah Baru! Indonesia Ditunjuk Jadi Wakil Komandan Pasukan Perdamaian Internasional di Gaza
Tips Tambahan: Jangan ragu untuk bertanya langsung kepada penjual mengenai asal-usul stok mereka.
Sebagai konsumen yang cerdas, ketelitian kita adalah bentuk nyata dari dukungan kemanusiaan.
Kesimpulan:
Jangan sampai niat ibadah dan sedekah kita justru tanpa sengaja mendukung pihak yang tidak kita inginkan.
Baca Juga: Tragedi Jalur Maut Jalan Pattimura Batu: Truk Pakan Ternak Hilang Kendali, 1 Tewas Seketika
Dengan mengecek barcode 729 dan mengenali merek-merek di atas, Anda bisa lebih tenang dalam memilih hidangan berbuka yang berkah.
Bagikan artikel ini ke keluarga dan grup WhatsApp agar tidak ada lagi yang terkecoh! (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










