Tiket Kereta Lebaran 2026 Ludes 191 Ribu dalam Hitungan Pekan, Daop 6 Yogyakarta Ungkap Tanggal Keberangkatan Paling Diburu

Akurat Banten - PT KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta melaporkan lonjakan pemesanan tiket kereta api untuk periode Angkutan Lebaran 2026 yang sudah menembus ratusan ribu kursi sejak penjualan dibuka.
Hingga Kamis 19 Februari 2026, total tiket yang telah dipesan mencapai 191.828 lembar atau sekitar 37 persen dari keseluruhan kapasitas yang disediakan sebanyak 517.380 tiket.
Angka tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik maupun arus balik menggunakan moda transportasi kereta api.
Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyampaikan bahwa peluang masyarakat untuk mendapatkan tiket masih terbuka lebar.
"Ini menunjukkan masih tersedia sebanyak 325.524 tiket yang dapat dipesan oleh masyarakat untuk mempersiapkan libur mudik dan balik Lebaran 2026 ini," ujarnya.
PT Kereta Api Indonesia Persero sebelumnya telah menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 berlangsung selama 22 hari, terhitung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026.
Penjualan tiket sendiri sudah dimulai sejak 25 Januari 2026 untuk keberangkatan perdana pada 11 Maret 2026.
Baca Juga: Terbongkar Modus Cabul Berkedok Agama, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Kini Mendekam di Tahanan
Berdasarkan pemantauan sementara, terdapat satu tanggal yang mencatat lonjakan pemesanan paling tinggi sepanjang periode tersebut.
Feni mengungkapkan bahwa Jumat 24 Maret 2026 menjadi hari dengan tingkat pemesanan tertinggi dibandingkan tanggal lainnya.
"Terpantau bahwa Jumat 24 Maret 2026 menjadi tanggal favorit atau pemesanan tertinggi sepanjang Angkutan Lebaran karena tercatat 18.684 tiket telah dipesan," katanya.
Selain itu, pergerakan arus mudik juga mulai terlihat menguat pada pertengahan Maret.
Kenaikan signifikan terjadi pada Rabu 18 Maret 2026 yang disebut sebagai salah satu tanggal favorit pralebaran.
KAI Daop 6 Yogyakarta pun mengingatkan calon penumpang agar tidak menunda pembelian tiket, terutama bagi yang sudah memiliki rencana perjalanan tetap.
"Masih tersedia tiket di tanggal-tanggal dan relasi tertentu yang dapat dicek ketersediaannya di aplikasi Access by KAI, website kai.id, dan mitra pembelian tiket resmi kerja sama lainnya," jelas Feni.
Dari sisi rute, sejumlah perjalanan kereta api keberangkatan awal dari wilayah Daop 6 tercatat menjadi incaran masyarakat.
Kereta Sri Tanjung relasi Lempuyangan menuju Ketapang Banyuwangi termasuk salah satu yang banyak diminati.
Kereta Bengawan dengan relasi Purwosari menuju Pasar Senen juga menunjukkan tingkat keterisian yang tinggi.
Tak hanya itu, rangkaian Joglosemarkerto dengan rute lingkar Solo Yogyakarta Purwokerto Semarang Tawang Solo dan sebaliknya turut menjadi favorit penumpang.
KA Taksaka relasi Yogyakarta Gambir serta KA Lodaya rute Solo Balapan Bandung juga mencatat okupansi yang kompetitif pada periode mudik tahun ini.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa dan Salat Magrib Wilayah Banten Hari Ini, Jangan Sampai Terlewat!
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta menyiapkan tambahan perjalanan kereta jarak jauh komersial.
Sebanyak 10 KA tambahan telah disiapkan dan tiketnya mulai bisa dipesan sejak 11 Februari 2026.
Langkah ini diharapkan mampu mengurai kepadatan sekaligus memberi alternatif jadwal bagi calon pemudik.
"Rata-rata okupansi KA Tambahan di angka 20 hingga 40 persen sehingga masih tersedia juga tiket KA Tambahan yang bisa dipesan masyarakat," tutur Feni.
Dengan sisa ratusan ribu kursi yang masih tersedia, masyarakat diimbau untuk segera menentukan tanggal keberangkatan agar tidak kehabisan tiket di hari favorit.
KAI memastikan layanan dan kesiapan operasional terus dimatangkan guna menjamin perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










