Banten

Realisasi KUR Capai 70 Persen, Pemerintah Fokus Dorong Penyaluran ke Sektor Produksi

A. Zaki Iskandar | 22 Oktober 2025, 16:03 WIB
Realisasi KUR Capai 70 Persen, Pemerintah Fokus Dorong Penyaluran ke Sektor Produksi

AKURAT BANTEN - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 telah mencapai sekitar 70 persen dari total alokasi sebesar Rp300 triliun.

Hingga 22 Oktober 2025, dana KUR yang terserap tercatat mencapai Rp214 triliun. Menurut Helvi, capaian tersebut sekaligus menandai pergeseran penting dalam kebijakan KUR yang kini lebih difokuskan untuk mendukung sektor produksi.

"Kalau secara nasional sudah lebih dari 70 persen dan perlu saya ingatkan bahwa sepanjang sejarah KUR, baru tahun ini kita bisa mentransisikan KUR ke sektor produksi," kata Helvi di Tangerang, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga: Pidato Ova Emilia Tuai Sorotan Usai Sebut Jokowi Alumni Fakultas Kehutanan UGM, Dinilai Tidak Cocok Jadi Rektor UGM

Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UMKM, Riza Damanik, menjelaskan bahwa penyerapan terbesar KUR tahun ini memang didominasi oleh sektor produksi, dengan porsi sekitar 60 persen.

“Sekarang alokasi terbesar justru di sektor produksi dibandingkan perdagangan. Ini menunjukkan arah kebijakan kita berpihak pada ekonomi riil,” ujar Riza.

Menurutnya, sektor produksi memiliki kontribusi besar dalam menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Baca Juga: PGN Genjot Perluasan GasKita di Tangerang, Targetkan Ribuan Sambungan Baru Hingga Akhir Tahun

"Ini semuanya adalah sektor-sektor produksi yang bisa memberikan nilai tambah kepada UMKM kita. Yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak lagi," tuturnya.

Riza menambahkan, keberhasilan penyaluran KUR ke sektor produktif diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat struktur ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Karena sebab itu kami berkeyakinan ini bisa menjadi fondasi kita menuju Indonesia Emas tahun 2045," tegasnya.

Baca Juga: Isu Perang Dingin Purbaya vs Luhut di Sidang Kabinet, Purbaya Angkat Bicara!

Di samping itu, Kementerian UMKM terus berupaya melakukan pendampingan, pembinaan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan untuk mengembangkan potensi.

Selain itu, Kementerian UMKM juga telah resmi bekerjasama dengan Kongres Advokat Indonesia (KAI) dalam hal memberikan perlindungan hukum terhadap pelaku usaha mikro. Kolaborasi itu dideklarasikan di acara Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yag digelar di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Rabu (22/10/2025).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.