Geger Warga Cilandak, Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Tong Sampah

Akurat Banten - Warga kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, dibuat gempar oleh penemuan jasad bayi perempuan yang diduga baru berusia satu hari di dalam tong sampah.
Peristiwa memilukan itu terjadi di Jalan Kelapa Gading, Haji Nawi Dalam, Gandaria Selatan.
Informasi awal menyebutkan, bayi tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus tas kertas atau paper bag yang mencurigakan.
Baca Juga: Viral! Diduga Gara-gara Cinta Ditolak, Mahasiswa UIN Suska Tega Bacok Mahasiswi Hingga Tidak Berdaya
Kapolsek Cilandak, Kompol Gusprihatin Zen, mengungkapkan bahwa penemuan itu berawal dari kecurigaan seorang warga terhadap sebuah benda di dalam tempat sampah.
"Saksi yang melihat ada semacam benda mencurigakan kok kayak ada di tempat sampah. Begitu dilihat mayat bayi perempuan," kata Gusprihatin.
Baca Juga: Beasiswa Bukan Peluang Migrasi: Menata Ulang Kesadaran Penerima LPDP
Menurut penuturan polisi, saksi awalnya tidak langsung membuka tas tersebut, melainkan mencoba memastikan isinya dengan cara menusuk menggunakan kayu.
Setelah diperiksa lebih dekat, barulah diketahui bahwa isi tas tersebut adalah jasad seorang bayi perempuan.
Temuan tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwenang yang kemudian datang ke lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca Juga: Tragedi Kakak-Adik di Kelapa Gading Terkuak, Emosi dan Cemburu Berujung Nyawa Melayang
Petugas kepolisian bersama tim terkait langsung melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti awal.
Selanjutnya, jasad bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan tenaga medis di puskesmas setempat, bayi tersebut dipastikan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Pemeriksaan lanjutan kemudian dilakukan di Rumah Sakit Fatmawati untuk memastikan kondisi serta usia bayi.
"Iya, udah meninggal dunia dari hasil pengecekan dokter puskesmas dan dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati," ucap Gusprihatin.
Baca Juga: Jagakarsa Dimanfaatkan Komplotan Pencuri Truk Ekspedisi, Polisi Lakukan Perburuan Intensif
Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa bayi tersebut diperkirakan baru berusia satu hari.
Kondisi ini semakin menambah keprihatinan warga sekitar yang tidak menyangka kejadian tragis itu terjadi di lingkungan mereka.
Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut tampak berkumpul di sekitar lokasi dengan rasa penasaran sekaligus prihatin.
Kasus ini pun dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Salah satu unggahan yang viral berasal dari salah satu akun Instagram yang memperlihatkan proses penanganan di lokasi kejadian.
Dalam video yang beredar, terlihat suasana lokasi yang dipenuhi warga serta petugas yang tengah melakukan evakuasi.
Peristiwa tersebut memicu beragam reaksi dari netizen yang menyayangkan tindakan tidak manusiawi tersebut.
Banyak pihak mendesak agar pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.
Saat ini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Keberagaman Gen Z Saat Menunggu Buka Puasa pada Gelaran Imlek Festival 2577
Petugas juga tengah menelusuri kemungkinan adanya saksi lain maupun rekaman CCTV di sekitar lokasi.
"Untuk pelaku masih lidik ya, masih kita lidik pelakunya, itu aja," ujar Gusprihatin.
Langkah penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengumpulkan keterangan warga sekitar dan memeriksa lingkungan sekitar tempat kejadian.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial serta perlindungan terhadap anak sejak dalam kandungan hingga setelah dilahirkan.
Baca Juga: 5 Rekomendasi HP Terbaik di Bawah 3 Jutaan Terbaru 2026, dengan Perfoma Kencang, Kamera Bagus
Selain itu, peristiwa ini juga menyoroti perlunya edukasi dan dukungan bagi masyarakat terkait kesehatan reproduksi dan tanggung jawab sebagai orang tua.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor.
Kerja sama dari masyarakat dinilai sangat penting untuk membantu mengungkap kasus ini secara terang.
Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung dan polisi memastikan akan menindak tegas pelaku jika berhasil ditemukan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










