Banten

Bayi Diduga Dibuang di Depan SD Tarakanita Kebayoran Baru, Polisi Ungkap Usianya Baru Sekitar Tujuh Hari

Riski Endah Setyawati | 6 Maret 2026, 09:35 WIB
Bayi Diduga Dibuang di Depan SD Tarakanita Kebayoran Baru, Polisi Ungkap Usianya Baru Sekitar Tujuh Hari
Ilustrasi Bayi (Istimewa)

Akurat Banten - Penemuan seorang bayi laki-laki di dekat pintu masuk SD Tarakanita I di Jalan Barito II Nomor 54 RT 02/04, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Polisi mengungkapkan bahwa bayi tersebut diperkirakan masih sangat muda dengan usia sekitar satu minggu sejak dilahirkan.

Keterangan itu disampaikan oleh Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Murodih saat memberikan penjelasan kepada wartawan di Jakarta.

"Dari saksi kedua dan pertama, di sana terlihat bahwa ditemukan ada seorang bayi yang memang diperkirakan masih berumur di bawah tujuh hari," kata Murodih.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Tempat Ngabuburit di Jakarta yang Seru dan Instagramable, Nomor 4 Paling Ramai Saat Ramadan!

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang guru yang melintas di sekitar lokasi sekolah saat suasana masih sepi pada pagi buta.

Guru tersebut merasa ada sesuatu yang janggal setelah melihat sebuah tas kertas atau paper bag yang tergeletak di area dekat pintu masuk sekolah.

Rasa penasaran membuatnya kemudian mengajak orang lain yang berada di sekitar lokasi untuk memastikan isi tas tersebut.

Ketika tas dibuka, keduanya terkejut karena menemukan seorang bayi laki-laki yang berada di dalamnya.

Menyadari situasi tersebut bukan perkara biasa, para saksi kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada Ketua RW setempat.

Baca Juga: Usaha Makanan dan Minuman Sederhana yang Bisa Dicoba dari Rumah. Ada Apa Saja?

Laporan warga tersebut selanjutnya diteruskan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditangani secara resmi.

Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus penanganan awal di tempat kejadian perkara.

Polisi memastikan bahwa bayi yang ditemukan benar-benar masih sangat kecil dan diperkirakan berusia sekitar tujuh hari.

"Ternyata di sana betul, bahwa ada ditemukan seorang bayi laki-laki diperkirakan berumur kurang lebih tujuh hari," ujar Murodih.

Petugas kemudian mengambil langkah cepat dengan membawa bayi tersebut ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan medis.

Baca Juga: Getir tapi Bangga, Pesan Menyentuh Ikang Fawzi Saat Putri Bungsunya Nekat Menuju Gaza

Bayi itu pun dibawa ke puskesmas di sekitar lokasi guna memastikan kondisi kesehatannya setelah ditemukan dalam situasi yang memprihatinkan.

Setelah melalui pemeriksaan tenaga medis dan dipastikan dalam kondisi stabil, bayi tersebut tidak langsung dipulangkan atau diserahkan kepada warga.

Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut terhadap bayi tersebut.

Akhirnya bayi laki-laki itu diserahkan kepada Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan agar mendapatkan perlindungan serta penanganan yang layak.

Langkah tersebut dilakukan sesuai prosedur penanganan kasus penemuan bayi yang belum diketahui identitas orang tuanya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pihak yang diduga meninggalkan bayi tersebut di lokasi kejadian.

Petugas juga tengah menelusuri berbagai kemungkinan termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar area sekolah.

Dari hasil pengamatan awal di tempat kejadian perkara, polisi menduga bayi itu memang sengaja ditaruh di lokasi tersebut.

Dugaan tersebut muncul karena bayi ditemukan bersama beberapa perlengkapan yang telah dipersiapkan sebelumnya.

"Namun demikian, memang kalau dilihat dari TKP, bayi itu sudah memang sengaja ditaruh di situ," ujar Murodih.

Ia menambahkan bahwa sejumlah perlengkapan bayi yang ditemukan menunjukkan adanya persiapan sebelum bayi tersebut diletakkan di lokasi itu.

"Karena apa? Untuk kelengkapan bayinya sudah disiapkan juga," ucapnya.

Polisi kini masih mengumpulkan berbagai bukti serta keterangan dari saksi guna memperjelas kronologi peristiwa tersebut.

Baca Juga: Prabowo Gelar Silaturahmi Ramadan dengan Ulama dan Pimpinan Ormas Islam di Istana

Selain itu, pemeriksaan terhadap rekaman CCTV di sekitar kawasan Kebayoran Baru juga menjadi salah satu langkah penting untuk mengidentifikasi pelaku.

Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas tindakan pembuangan bayi tersebut.

Kasus ini pun menjadi perhatian warga setempat yang berharap pelaku segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.