Banten

Mudik Tenang, Kendaraan Bisa Dititipkan di Kantor Polisi Saat Lebaran 2026

Rahmawati Huda | 7 Maret 2026, 10:58 WIB
Mudik Tenang, Kendaraan Bisa Dititipkan di Kantor Polisi Saat Lebaran 2026
Polri sediakan layanan titip kendaraan di kantor polisi bagi pemudik Lebaran 2026 (freepik)

AKURAT BANTEN - Masyarakat yang berencana mudik pada Lebaran 2026 kini tak perlu khawatir meninggalkan kendaraan di rumah.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor-kantor polisi bagi warga yang akan pulang kampung.

Layanan ini disiapkan sebagai bagian dari pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026. Tujuannya sederhana namun penting: memberi rasa aman bagi masyarakat yang meninggalkan rumah selama libur Idul Fitri.

Baca Juga: Mengapa Film Para Perasuk Jadi Film Indonesia yang Paling Dinanti 2026?

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan mendatangi kantor kepolisian terdekat.

“Polri juga memberikan pelayanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian setempat bagi masyarakat yang nantinya akan melaksanakan kegiatan mudik,” ujar Dedi, dilansir dari mediahub.polri.go.id, pada Sabtu 7 Februari 2026.

Tidak hanya menyediakan tempat penitipan kendaraan, Polri juga mengoptimalkan layanan hotline 110. Layanan ini dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan pengaduan, melaporkan keadaan darurat, hingga meminta bantuan selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Baca Juga: Dunia Geger! Akun X Ali Khamenei 'Bangkit' Kirim Pesan Mengerikan Usai Kabar Kematiannya: 'Zionis Buat Kesalahan Besar!'

Operasi Ketupat Digelar 13 Hari

Operasi Ketupat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Dalam operasi ini, sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Untuk mendukung pengamanan, Polri juga menyiapkan 2.746 posko yang tersebar di berbagai wilayah. Posko tersebut terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu.

Ribuan posko itu akan difokuskan untuk mengamankan sedikitnya 185.608 objek vital dan lokasi keramaian. Mulai dari masjid, lokasi pelaksanaan salat Id, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga berbagai destinasi wisata.

Rekayasa Lalu Lintas Disiapkan

Selain pengamanan, Polri juga menyiapkan sejumlah strategi pengaturan arus lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan selama mudik. Beberapa skema yang disiapkan antara lain sistem ganjil genap, one way, contraflow, delaying system, serta buffer zone di kawasan pelabuhan.

“Selain itu juga, Polri menyiagakan tim quick response untuk menangani situasi kontingensi,” kata Dedi.

Baca Juga: Cekcok Maut Karena Izin Nikah Lagi, Istri di Tangerang Nekat Ayunkan Golok ke Suami Hingga Tewas

Potensi Pergerakan Capai 143,9 Juta Orang

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat selama periode Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Angka ini sedikit menurun sekitar 1,75 persen dibandingkan realisasi tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.

Meski demikian, Polri tetap bersiap menghadapi kemungkinan lonjakan pemudik di lapangan. Hal ini karena periode mudik tahun ini beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi yang juga memicu pergerakan masyarakat.

“Karena kegiatan tersebut beririsan dengan libur Hari Raya Nyepi,” tegas Dedi.

Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tetap tertib selama masa libur Lebaran 2026.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.