Update: Kondisi Terakhir Vidi Aldiano Sebelum Meninggal, Perawat Ungkap Hal Memilukan

AKURAT BANTEN – Kabar duka meninggalnya penyanyi Vidi Aldiano pada Sabtu, 7 Maret 2026, masih menyisakan kesedihan mendalam.
Publik kini mulai mengetahui perjuangan berat yang dilalui sang "Duta Persahabatan" di balik senyum tegar yang selalu ia tunjukkan.
Sebuah pembaruan informasi mengungkap kondisi memilukan Vidi sebulan hingga detik-detik terakhirnya di rumah sakit.
Gue pegang, hangattt... Suster pun bertanya dengan nada lembut namun getir, 'Masih panas ya pak? Iya nih agak demam'."
— Adhiramsyah Choesin (Sahabat Vidi Aldiano)
Baca Juga: Sinar Mas Land Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan Lewat Festival Ramadan 2026
Kesaksian Perawat: "Masih Panas Ya Pak?"
Momen paling menyentuh terungkap dari interaksi antara perawat yang menjaga Vidi dengan sahabat dekatnya, Adhiramsyah Choesin. Dalam kunjungan terakhirnya sehari sebelum Vidi berpulang, Adhi menceritakan suasana haru di kamar perawatan.
Saat Adhi menggenggam tangan Vidi yang nampak lemah namun tetap berusaha merespons, seorang suster yang sedang bertugas memberikan komentar yang menyesakkan dada.
"Suster tanya, 'Masih panas ya pak? Iya nih agak demam'," Red. tulis Adhi dalam unggahan emosionalnya. Ucapan sederhana perawat tersebut menggambarkan betapa fisik Vidi tengah berjuang hebat melawan demam tinggi akibat komplikasi penyakitnya.
Kondisi Drop Sebulan Terakhir: Kehilangan Suara dan Pneumonia
Update mengenai kondisi kesehatan Vidi sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda mengkhawatirkan sejak Februari 2026. Selain kanker ginjal stadium akhir yang dideritanya sejak 2019, Vidi ternyata harus berhadapan dengan pneumonia (infeksi paru-paru).
Dalam pesan singkat kepada Daniel Mananta, Vidi mengungkapkan bahwa ia baru saja menyelesaikan perawatan intensif selama 10 hari di rumah sakit. Kondisinya saat itu sangat memprihatinkan karena ia kehilangan suaranya secara total.
"Kondisi suara juga ilang lang lang banget," ungkap Vidi saat itu. Meski sulit bicara dan bernapas, Vidi tetap memilih pulang ke rumah untuk menjalani pemulihan di lingkungan keluarga, walaupun harus tetap dalam pengawasan medis yang ketat dan kondisi steril.
Baca Juga: AC Milan Hidupkan Gelar Juara di Sepuluh Laga Sisa Seri A Liga Italia, Usai Menang atas Inter
Tetap Berusaha Tersenyum di Tengah Rasa Sakit
Meski sel-sel kanker telah menyebar ke beberapa titik di tubuhnya, Vidi tetap berusaha tampil profesional dalam berbagai acara, termasuk konten Podhub bersama Deddy Corbuzier. Namun, di balik layar, kondisi fisiknya terus menurun.
Banyak yang tidak menyangka bahwa keceriaan yang ia bagikan di media sosial adalah bentuk ketegaran luar biasa di tengah rasa sakit yang menghujam. Vidi selalu menyebut perjuangannya sebagai perjalanan spiritual untuk lebih dekat dengan Sang Pencipta.
Baca Juga: Sindiran Halus Pep Guardiola Untuk The FA, Usai Digelari Pelatih Juara Kartu Kuning di Inggris
Istirahat Abadi di Bulan Suci
Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya di RS Medistra, Jakarta, pada usia 35 tahun. Ia berpulang tepat di pertengahan bulan Ramadan (17 Ramadan 1447 H), sebuah waktu yang dianggap penuh keberkahan.
Kini, sang pelantun Status Palsu itu telah bebas dari segala rasa sakit. Ia dimakamkan di TPU Tanah Kusir dengan iringan isak tangis keluarga dan ribuan doa dari penggemar setianya. Perjuangan Vidi melawan penyakit selama 6 tahun terakhir akan selalu diingat sebagai simbol keberanian dan keteguhan hati.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










