Malam Lailatul Qadar Mencekam: 'Rudal Kiamat' Iran Hujani Wilayah Zionis, Ratusan Target Dilaporkan Tumbang

AKURAT BANTEN – Di saat umat Muslim memasuki malam-malam penuh kemuliaan Lailatul Qadar, langit Timur Tengah justru membara.
Teheran baru saja meluncurkan apa yang disebut sebagai serangan "Rudal Kiamat" ke wilayah pendudukan Israel pada Selasa malam hingga Rabu dini hari (11-12 Maret 2026).
Operasi militer bersandi "Ya Ali ibn Abi Talib" ini menandai eskalasi paling mengerikan dalam sejarah konflik kedua negara.
Berikut adalah rangkuman tajam dari peristiwa yang mengguncang dunia tersebut.
Baca Juga: Geger! Iran Klaim Benjamin Netanyahu Tewas dengan Luka Parah, Dunia di Ambang Perang Besar?
1. Hujan Rudal Khorramshahr di Malam Suci
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran tidak main-main. Dalam gelombang serangan nonstop selama lebih dari tiga jam, Iran mengerahkan rudal balistik Khorramshahr (Kheibar) dalam jumlah terbesar yang pernah tercatat.
Rudal ini bukan senjata biasa. Dilengkapi teknologi Multiple-Reentry Vehicle (MIRV), satu rudal mampu membawa beberapa hulu ledak yang menyebar di fase akhir, membuat sistem pertahanan udara seperti Iron Dome dan Patriot kewalahan.
Di media sosial, warga melaporkan langit malam yang biasanya tenang di bulan Ramadan berubah menjadi hujan api.
Baca Juga: ‘Ini Baru Permulaan!’: Menlu Iran Klaim Israel Hancur Total, Sensor Militer Netanyahu Jebol?
2. 'Antek Zionis' dan Infrastruktur Strategis Jadi Sasaran
Laporan dari kantor berita Tasnim menyebutkan bahwa serangan ini secara spesifik menyasar ratusan titik yang dianggap sebagai "aset vital" dan "antek" pendukung operasi militer Israel.
Beberapa target utama yang dilaporkan terkena dampak meliputi:
Pusat Komunikasi Satelit Ha'ela: Lokasi strategis di selatan Tel Aviv yang menjadi tulang punggung komunikasi militer.
Instalasi Militer di Be'er Ya'akov dan Haifa: Pusat-pusat komando yang dilaporkan mengalami kerusakan signifikan.
Target Ekonomi: IRGC menegaskan bahwa bank-bank dan pusat ekonomi yang mendanai agresi militer kini masuk dalam daftar target sah.
Baca Juga: Geger! Media Iran Kabarkan Kematian PM Israel Benjamin Netanyahu dalam Serangan Rudal
3. Sirene Meraung, Bunker Menjadi Pelabuhan Terakhir
Kepanikan luar biasa melanda kota-kota besar di Israel, termasuk Tel Aviv dan Yerusalem Barat. Video yang beredar menunjukkan ribuan warga berlarian menuju bunker bawah tanah saat sirene peringatan bahaya udara (air raid sirens) meraung tanpa henti.
Meski pihak militer Israel mengklaim telah mencegat sebagian besar proyektil, ledakan-ledakan besar yang terlihat di langit dan hantaman di area pemukiman serta konstruksi menunjukkan adanya celah pada perisai udara mereka.
Baca Juga: Viral Narasi Netanyahu Kabur ke Jerman, Cek Fakta di Balik Posisi Pesawat Wing of Zion!
4. Pesan Tegas Iran: "Perang Infrastruktur Telah Dimulai"
Pihak Teheran menyatakan bahwa serangan ini adalah balasan atas rangkaian pembunuhan tokoh penting dan serangan terhadap infrastruktur Iran sebelumnya.
"Kami hanya akan berhenti ketika bayang-bayang perang benar-benar terangkat dari negara kami," tegas pernyataan resmi IRGC.
Bahkan, Iran telah merilis daftar target baru yang mencakup perusahaan teknologi raksasa global yang dianggap membantu militer Zionis, memberikan sinyal bahwa perang ini telah meluas menjadi perang infrastruktur total.
Baca Juga: Dunia Gempar! Iran Rilis Video 'Kekalahan' AS: Ekspresi Donald Trump Jadi Sorotan Tajam!
5. Dunia di Ambang Ketidakpastian
Serangan di malam Lailatul Qadar ini memicu reaksi keras dari dunia internasional. Indonesia melalui Kemlu telah menyerukan agar semua pihak menghentikan serangan demi menghindari jatuhnya korban jiwa yang lebih besar, yang kini dilaporkan telah mencapai ribuan orang di kedua belah pihak sejak pecahnya konflik di akhir Februari lalu.
Dunia kini menanti, apakah "Hujan Rudal" ini akan memicu perang terbuka yang lebih besar atau justru menjadi titik balik diplomasi paksa di Timur Tengah.
Satu yang pasti, malam Lailatul Qadar tahun 2026 akan diingat sebagai salah satu malam paling berdarah dalam sejarah modern kawasan tersebut.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 7MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 8Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










