Siapa Abu Janda? yang Viral Diusir Aiman Witjaksono dari Studio TV!

AKURAT BANTEN – Jagat media sosial kembali diguncang oleh aksi konfrontatif pegiat media sosial, Abu Janda. Namun kali ini, sorotan bukan hanya tertuju pada pernyataannya yang kontroversial, melainkan pada momen dramatis saat dirinya dipaksa keluar dari studio oleh jurnalis senior Aiman Witjaksono dalam sebuah siaran langsung.
Insiden ini memicu rasa penasaran publik: Siapa sebenarnya sosok di balik nama Abu Janda? Benarkah ia memiliki latar belakang pendidikan yang mentereng di luar negeri?
Detik-detik Pengusiran: Debat yang Berujung Pengusiran
Kejadian bermula saat Abu Janda hadir sebagai narasumber dalam diskusi mengenai konflik Palestina. Suasana memanas ketika ia terlibat adu argumen sengit dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari.
Ketegangan mencapai puncaknya saat Abu Janda memotong pembicaraan dengan nada tinggi dan melontarkan kata-kata yang dinilai tidak pantas. Aiman Witjaksono, selaku moderator, mengambil tindakan tegas yang jarang terjadi di layar kaca.
"Saya peringatkan Anda, kalau Anda tidak bisa tertib, keluar! Silakan keluar!" tegas Aiman. Tanpa banyak kata lagi, Abu Janda pun berdiri dan meninggalkan studio, meninggalkan tanda tanya besar bagi jutaan penonton.
Terungkap! Ini Nama Asli dan Profilnya
Meski dikenal dengan nama panggung "Abu Janda", pria ini memiliki identitas asli yang jauh dari kesan jenaka. Nama aslinya adalah Heddy Setya Permadi, atau yang akrab juga dipanggil Permadi Arya.
Lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973, pria berusia 52 tahun ini ternyata memiliki latar belakang akademis yang sangat serius di luar negeri. Berikut adalah riwayat pendidikannya yang mengejutkan banyak orang:
Diploma Ilmu Komputer: Diselesaikan di Informatics IT School, Singapura pada tahun 1997.
Sarjana Business & Finance: Ia merupakan lulusan dari University of Wolverhampton, Inggris, pada tahun 1999.
Baca Juga: Petugas Layanan Publik hingga Yatim-Dhuafa Jadi Prioritas, Korpri Lebak Bagikan 890 Paket Lebaran
Karier Mentereng Sebelum Menjadi Pegiat Medsos
Sebelum dikenal sebagai "panglima" di media sosial, Heddy Setya Permadi adalah seorang profesional di dunia korporat. Ia tercatat pernah meniti karier di berbagai industri bergengsi, mulai dari perusahaan sekuritas, perbankan swasta, hingga industri pertambangan batu bara.
Nama "Abu Janda" sendiri baru muncul pada tahun 2014. Nama tersebut sebenarnya adalah sebuah satir atau parodi untuk melawan propaganda radikalisme. Ia mempelesetkan nama tokoh teroris "Abu Jandal" menjadi "Abu Janda", sebuah langkah berani yang kemudian melambungkan namanya di kancah politik nasional.
Baca Juga: Luhut Bongkar Rahasia 'Hantu Laut' Iran: Drone Murah yang Bisa Lumpuhkan Armada Tanker AS!
Dari Pendukung Jokowi hingga Prabowo
Kiprahnya sebagai relawan politik sangat dinamis. Pada Pilpres 2019, ia menjadi salah satu influencer utama di tim sukses Joko Widodo. Namun, pada Pilpres 2024, ia memutar haluan dan menyatakan dukungan penuh kepada Prabowo Subianto, bahkan bergabung dalam Rumah Besar Relawan Prabowo 08.
Kini, dengan latar belakang pendidikan Inggris dan Singapura yang dimilikinya, tindakan Abu Janda yang berujung pengusiran di televisi nasional terus menuai pro dan kontra. Apakah ini hanya bagian dari strategi komunikasi ataukah emosi yang tak terbendung? Satu yang pasti, sosok Heddy Setya Permadi tetap menjadi magnet perhatian di ruang publik Indonesia.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










