Banten

Pemerintah Salurkan Bansos PKH dan BPNT Jelang Lebaran 2026, Masyarakat Bisa Cek Secara Online

Riski Endah Setyawati | 15 Maret 2026, 07:07 WIB
Pemerintah Salurkan Bansos PKH dan BPNT Jelang Lebaran 2026, Masyarakat Bisa Cek Secara Online
Ilustrasi Uang (Istimewa)

Akurat Banten - Pemerintah kembali menggulirkan bantuan sosial secara rutin menjelang perayaan Lebaran 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat.

Penyaluran bantuan sosial pada Maret 2026 ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).

Langkah ini bagian dari paket stimulus ekonomi kuartal pertama 2026 yang dirancang untuk mendukung masyarakat di tengah tekanan harga kebutuhan pokok.

Selain bansos, paket stimulus juga termasuk diskon tiket transportasi dan potongan tarif jalan tol dengan total anggaran mencapai Rp12,83 triliun.

Menurut keterangan resmi dari Kementerian Sosial, penyaluran bansos PKH dan BPNT saat ini masih berada pada tahap pertama yang dilaksanakan secara bertahap di awal tahun.

Baca Juga: GILA! AS Gelar Sayembara Berdarah! Hadiah Rp156 Miliar bagi yang Bisa Temukan Lokasi Pejabat Tinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei!

Sistem penyaluran bertujuan memastikan bantuan sampai tepat sasaran sesuai data penerima yang telah diverifikasi pemerintah.

Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima manfaat bisa memeriksa status bantuan secara mandiri melalui platform resmi Kemensos.

Ada dua cara yang bisa ditempuh, yaitu lewat website resmi dan aplikasi mobile.

·         Mengakses laman cekbansos.kemensos.go.id.

·         Setelah masuk, isi data wilayah sesuai KTP seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.

·         Selanjutnya, ketik nama lengkap penerima sesuai KTP dan masukkan kode captcha yang tersedia.

·         Klik tombol “Cari Data” untuk melihat apakah Anda terdaftar sebagai penerima PKH atau BPNT.

Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi resmi Cek Bansos yang tersedia di Play Store maupun App Store.

Baca Juga: Panduan Lengkap Daftar PKH 2026 Langsung dari Desa, Simak Langkahnya!

·         Setelah mengunduh aplikasi, lakukan registrasi atau login dengan data NIK dan KK sesuai KTP.

·         Pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”, masukkan data yang diminta, lalu klik “Cari Data”.

·         Sistem akan menampilkan status penerima, apakah terdaftar untuk PKH, BPNT, atau jenis bantuan sosial lain.

Informasi ini mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional yang diperbarui secara rutin melalui proses verifikasi dan validasi pemerintah daerah.

Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan berupa beras dan minyak goreng menjelang Lebaran.

Bantuan ini merupakan hasil keputusan rapat koordinasi pengendalian inflasi pusat pada akhir Januari 2026.

Langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang hari raya.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Serang Soroti Dugaan PHK Sepihak Pekerja PT Asiatex

Kemensos menekankan bahwa setiap bantuan sosial disalurkan dengan prosedur yang transparan.

Masyarakat dihimbau untuk mengecek status penerimaan secara berkala agar memastikan bantuan tepat sasaran.

Melalui mekanisme online, penerima bansos dapat mengetahui status mereka dengan cepat tanpa harus mendatangi kantor dinas sosial.

Program PKH bertujuan membantu keluarga kurang mampu dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti pendidikan anak, kesehatan, dan gizi.

Sementara BPNT memberikan akses pangan melalui kartu non-tunai yang bisa digunakan untuk membeli beras, telur, dan kebutuhan pokok lainnya.

Bansos tambahan berupa beras dan minyak goreng menjelang Lebaran menjadi perhatian khusus pemerintah untuk memastikan harga kebutuhan pokok tidak melonjak.

Baca Juga: GILA! AS Gelar Sayembara Berdarah! Hadiah Rp156 Miliar bagi yang Bisa Temukan Lokasi Pejabat Tinggi Iran, Ayatullah Mojtaba Khamenei!

Dengan adanya pengecekan online, masyarakat bisa memastikan apakah mereka termasuk penerima PKH, BPNT, atau bantuan tambahan.

Sistem ini memudahkan masyarakat, sekaligus membantu pemerintah menyalurkan bantuan tepat sasaran sesuai data resmi.

Masyarakat yang belum terdaftar tetap bisa melapor ke aparat setempat agar datanya diperbarui dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional.

Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi, terutama menjelang momen Lebaran yang identik dengan peningkatan kebutuhan rumah tangga.

Program bansos yang terintegrasi ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pokok tetapi juga menjaga daya beli dan mencegah tekanan inflasi menjelang perayaan besar.

Masyarakat dihimbau untuk memanfaatkan fasilitas online yang disediakan Kemensos agar bisa memperoleh informasi secara cepat dan akurat.

Dengan cara ini, setiap keluarga penerima manfaat bisa mendapatkan haknya tepat waktu dan dengan cara yang mudah serta transparan.

Bantuan yang tersalurkan di awal tahun ini sekaligus menjadi bentuk kesiapan pemerintah menghadapi Lebaran 2026, memastikan semua warga, terutama keluarga kurang mampu, mendapatkan dukungan sosial yang memadai.

Baca Juga: Tragedi Salemba: Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Rekaman CCTV Ungkap Aksi Biadab Pelaku!

Kemensos menekankan, mekanisme penyaluran akan terus diawasi agar bantuan sampai ke penerima secara adil dan merata.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.