Banten

Rayakan Idul Fitri 1447 H, Berikut Pesan Donald Trump untuk Umat Muslim Dunia

Cristina Malonda | 20 Maret 2026, 11:58 WIB
Rayakan Idul Fitri 1447 H, Berikut Pesan Donald Trump untuk Umat Muslim Dunia
Pesan Donald Trump untuk Umat Muslim Dunia Dalam Rangka Perayaan Idul Fitri 1447 H,

AKURAT BANTEN - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyampaikan pesan hangat kepada umat Muslim yang merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam pernyataan resmi dari Gedung Putih pada Rabu (18/3), Trump mengucapkan selamat sekaligus doa terbaik bagi seluruh Muslim, khususnya yang berada di Amerika Serikat.

“Saya dan Ibu Negara menyampaikan ucapan selamat terbaik kepada seluruh warga yang merayakan Idul Fitri,” ujarnya.

Baca Juga: Resmi Jatuh pada 21 Maret 2026, Menag Nasaruddin Minta Masyarakat Toleransi Perbedaan Waktu Lebaran 2026

Idul Fitri sebagai Simbol Persatuan dan Spiritualitas

Dalam pesannya, Trump menekankan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan berakhirnya Ramadan, tetapi juga momen penting yang mempererat hubungan antar komunitas.

Ia menyebut hari raya ini sebagai waktu yang menyatukan umat Muslim dan masyarakat luas dalam menghormati nilai-nilai spiritual.

Menurutnya, Idul Fitri yang dikenal sebagai hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa memiliki makna mendalam dalam membangun kebersamaan dan saling pengertian.

Baca Juga: Geger di Istanbul! Ketika Jilbab Dilempar ke Wajah Laki-Laki sebagai Protes Atas Penindasan Al-Aqsa

Trump juga menyoroti bahwa perayaan Idul Fitri mencerminkan salah satu prinsip fundamental Amerika, yakni kebebasan beragama. Ia menegaskan komitmen pemerintahannya dalam menjaga nilai tersebut.

“Hari raya ini menjadi pengingat akan pentingnya kebebasan beragama yang terus kami perjuangkan setiap hari,” tambahnya.

Perbedaan Penetapan Idul Fitri 1447 H

Secara global, Idul Fitri 1447 Hijriah dirayakan di sejumlah negara pada Jumat, 20 Maret 2026. Namun, di Indonesia terdapat perbedaan dalam penetapan tanggal.

Pemerintah melalui Kementerian Agama RI secara resmi menetapkan 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, setelah Sidang Isbat digelar.

Baca Juga: Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM Jelang Lebaran 2026, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

“Berdasarkan hasil hisab dan rukyat, serta tidak terlihatnya hilal, maka disepakati 1 Syawal jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026,” jelasnya.

Sementara itu, sebagian umat Muslim merayakan Idul Fitri lebih awal pada Jumat (20/3), mengikuti metode perhitungan yang berbeda.

Pesan Persatuan di Tengah Perbedaan

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak masyarakat untuk menyikapi perbedaan ini dengan bijak dan penuh toleransi.

Ia menekankan bahwa Idul Fitri seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.

Baca Juga: Satgas Pangan Siaga Jelang Idulfitri, Harga Sembako di Jawa Barat dan Jabodetabek Mulai Naik

“Baik dalam perbedaan maupun kesamaan, mari kita jadikan Idul Fitri sebagai sarana memperdalam nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Perayaan Idul Fitri tahun ini kembali menjadi pengingat pentingnya persatuan, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan. Baik di tingkat global maupun nasional, semangat kebersamaan menjadi inti dari makna hari raya ini.

Dengan berbagai perbedaan yang ada, Idul Fitri tetap menjadi momen untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.