Napi Lapas Serang Lantunkan Takbir, Menyambut Lebaran dengan Rindu yang Tertahan

AKURAT BANTEN - Malam takbiran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Serang tahun ini tidak hanya dipenuhi lantunan takbir, tetapi juga rasa haru yang mendalam dari para warga binaan yang merayakan Idul Fitri jauh dari keluarga.
Di dalam blok hunian, Jumat (20/3) pukul 20.00 WIB, para napi mengikuti takbir keliling dengan berjalan beriringan sambil mengumandangkan takbir, tahmid, dan tahlil.
Namun di balik gema suara yang menggema, tersimpan kerinduan yang tak terucap.
Baca Juga: Serangan AS-Israel Tewaskan Juru Bicara IRGC, Iran Ancam Balasan Keras!
Beberapa warga binaan tampak menundukkan kepala, larut dalam suasana. Bagi mereka, malam yang biasanya diisi dengan kebersamaan keluarga kini harus dijalani di balik jeruji, tanpa pelukan orang terkasih.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Serang dan turut dihadiri jajaran pejabat struktural serta unsur Forkopimcam, yakni Kapolsek Cipocok Jaya dan Danramil 0602/05 Cipocok Jaya.
Kehadiran aparat menjadi jaminan bahwa kegiatan berlangsung aman, namun tidak mampu menghapus rasa rindu yang dirasakan para warga binaan.
Baca Juga: Jelang Lebaran, Lapas Serang Dipadati Persiapan Layanan Kunjungan Keluarga
Meski demikian, para napi tetap mengikuti kegiatan dengan tertib. Takbir keliling menjadi satu-satunya cara bagi mereka untuk merasakan suasana malam kemenangan, meski dalam keterbatasan.
Kepala Lapas Kelas IIA Serang mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi penguat batin bagi warga binaan.
"Kegiatan takbir keliling ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan. Kami berharap suasana Idul Fitri dapat dirasakan oleh seluruh warga binaan meskipun berada di dalam lapas," ujarnya.
Baca Juga: Satgas Pangan Siaga Jelang Idulfitri, Harga Sembako di Jawa Barat dan Jabodetabek Mulai Naik
Di balik tembok tinggi dan pintu besi yang tertutup rapat, gema takbir terus berkumandang.
Kata dia, ini bukan hanya tentang kemenangan setelah sebulan berpuasa, tetapi juga tentang harapan agar suatu hari nanti mereka dapat kembali merayakan Lebaran bersama keluarga, di rumah yang selama ini hanya bisa mereka rindukan.
"Melalui kegiatan ini, kami (Lapas Kelas IIA Serang) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang humanis sekaligus menciptakan suasana kondusif, khususnya dalam momen keagamaan penting seperti Idul Fitri," tandasnya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini











