Polres Tangsel Catat 11,970 Kegiatan Siskamling Terpadu dalam 63 Hari

AKURAT BANTEN - Polres Tangerang Selatan menegaskan keberhasilan besar program Siskamling Terpadu dengan capaian 11.970 kegiatan asistensi, pendampingan, patroli, dan sambang lingkungan selama periode 12 September hingga 14 November 2025.
Kepala Kepolisian Resor Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang, menyampaikan bahwa capaian hampir 12 ribu kegiatan tersebut menunjukkan komitmen kuat seluruh unsur keamanan Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas Kamtibmas.
"Sinergi ini menjadi wujud nyata dari semangat kebersamaan dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif," ujarnya.
Baca Juga: Rp3,5 Triliun Dibalikin ke Kas Negara! Menkeu Purbaya Bongkar 'Dosa' K/L: Ada yang Sudah Menyerah..
Program Siskamling Terpadu sendiri menggerakkan empat pilar utama keamanan, melibatkan 328 poskamling, 258 poskamling terpadu, dan 95 bhabinkamtibmas.
Aktivitas yang berjalan setiap hari itu mencakup patroli wilayah, penyuluhan keamanan, hingga pendampingan warga dalam memecahkan masalah sosial.
Dari total kegiatan tersebut, aparat mampu mencegah 10 kejadian tawuran, menangani 8 perkara tindak pidana, dan menyelesaikan konflik sosial yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan.
Baca Juga: DITANGKAP TANPA PERLAWANAN: Pria Biadab Pemaksa Kekasih Jadi Komplotan Kriminal Diciduk Polda Metro
"Siskamling Terpadu bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi sarana untuk memperkuat kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap keamanan lingkungan," katanya.
Di sisi penegakan hukum, Polres Tangsel juga mengungkap 12 kasus kejahatan 3C dalam satu bulan terakhir sebagai efek langsung dari penguatan pengawasan lingkungan.
Dari sembilan kasus curanmor, polisi menangkap 14 tersangka dengan berbagai modus, termasuk penggunaan senjata api, kunci letter T, dan magnet.
Baca Juga: Mentan Amran Berang di Subang, Pejabat Dicopot di Lokasi Setelah Ketahuan Sewakan Lahan Negara
Barang bukti yang diamankan mencakup 1 senpi, 5 butir peluru, 4 magnet kunci, 8 kunci letter T, 9 celurit, 4 samurai, 5 borgol tiruan, 13 sepeda motor, 6 ponsel, serta uang tunai.
AKBP Victor memastikan bahwa keberhasilan pemantauan hingga hampir 12 ribu kegiatan itu akan menjadi dasar evaluasi dan penguatan sistem keamanan ke depannya.
"Wujud kehadiran Polri di tengah lingkungan kini semakin nyata melalui kolaborasi dan pemberdayaan sistem keamanan terpadu," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








