TRAGEDI TASIKMALAYA: Atap Ruang Baca FKIP Unsil Roboh, Belasan Mahasiswa Terluka Saat Latihan Teater!

AKURAT BANTEN– Dinding-dinding Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Siliwangi (Unsil), Kota Tasikmalaya, mendadak menjadi saksi bisu tragedi pada Ahad (16/11/2025).
Sebuah kejadian mengerikan terjadi ketika atap ruang baca terbuka di kampus tersebut tiba-tiba roboh, menimpa belasan mahasiswa yang saat itu sedang intensif berlatih teater untuk persiapan ujian akhir semester.
Total 18 mahasiswa dari 20 orang yang berada di lokasi dilaporkan menjadi korban. Ironisnya, aktivitas seni yang seharusnya menjadi penutup manis perkuliahan berubah menjadi detik-detik mencekam yang merenggut ketenangan kampus.
Detik-Detik Mencekam: Teriakan dan Puing-Puing Baja Ringan
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, puluhan mahasiswa memang tengah fokus dalam latihan pentas teater di ruang baca terbuka FKIP Unsil. Tanpa peringatan, struktur atap yang terbuat dari baja ringan luluh lantak, ambruk menimpa para mahasiswa.
"Total ada 18 orang yang tertimpa reruntuhan. Mereka langsung dievakuasi cepat," ujar Kombes Pol Hendra Rochmawan.
Korban segera dilarikan ke sejumlah fasilitas medis terdekat, termasuk Klinik Kesehatan Unsil, Rumah Sakit TMC, dan RSUD dr. Soekardjo, untuk penanganan intensif. Kondisi para korban bervariasi, mulai dari luka ringan hingga satu korban mengalami luka berat.
Korban Kritis dan Daftar Nama yang Terluka
Salah satu korban mengalami kondisi paling serius. Reita Nur Faidah (19 tahun), dilaporkan mengalami luka berat pada bagian kepala, hidung, dan mulut. Ia kini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Dr. Soekardjo
Sebagian besar korban lainnya mengalami luka ringan, trauma, dan shock berat akibat kejadian tak terduga ini. Pihak kepolisian telah merilis daftar lengkap para korban:
| No. | Nama Korban | Kondisi/Luka | Keterangan Perawatan |
| 1. | Reita Nur Faidah (19 th) | Luka berat pada kepala, hidung, dan mulut. | RSUD Dr. Soekardjo (Perawatan Intensif) |
| 2. | Adrin Tenti | Sakit pada punggung kaki kiri. | Luka Ringan/Observasi |
| 3. | Silvi Apriliani | Sakit kepala hebat dan nyeri lutut kiri. | Luka Ringan/Observasi |
| 4. | Neti Tri Kurnia | Sakit kepala bagian belakang. | Luka Ringan/Observasi |
| 5. | Nadya Sabrina | Sakit kepala sisi kanan dengan benjol. | Luka Ringan/Observasi |
| 6. | Jayanti Hanum | Luka lecet pada tumit kiri. | Luka Ringan/Observasi |
| 7. | Gilang Ginastiar | Luka robek pada paha kiri. | Luka Ringan/Observasi |
| 8. | Zahra Nawalagira | Sakit pundak kiri dan luka pada tangan kiri. | Luka Ringan/Observasi |
| 9. | Rahmat C | Sakit kepala. | Luka Ringan/Observasi |
| 10. | Syahla | Mengalami shock. | Luka Ringan/Observasi |
| 11. | Adila Azmal | Sakit pada lengan atas akibat tertimpa besi. | Luka Ringan/Observasi |
| 12. | Dede Iya | Sakit pada pergelangan tangan dan luka. | Luka Ringan/Observasi |
| 13. | Aziz Fahrurozi | Luka pada lengan atas kanan dan kiri. | Luka Ringan/Observasi |
| 14. | Alif Rizki | Mengalami shock. | Luka Ringan/Observasi |
| 15. | Ajeng Rahma | Mengalami shock. | Luka Ringan/Observasi |
| 16. | Neng Intan Febriani | Mengalami shock. | Luka Ringan/Observasi |
| 17. | Gea Natasya | Sakit pada kaki kiri bagian atas. | Luka Ringan/Observasi |
| 18. | Farin Febrianti | Mengalami shock. | Luka Ringan/Observasi |
Fokus Penyelidikan: Struktur Bangunan yang Keropos
Kasus ini kini menjadi sorotan utama di lingkungan akademis dan publik, memicu pertanyaan besar tentang kualitas infrastruktur kampus.
Kombes Pol Hendra Rochmawan mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang melibatkan sejumlah saksi, didapati temuan krusial: rangka atap dari baja ringan bangunan tersebut mengalami pengeroposan.
"Untuk penyebab pasti dari runtuhnya bangunan tersebut masih dalam proses penyelidikan mendalam. Kami akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan, termasuk kontraktor dan pengelola aset gedung," tegas Kabid Humas Polda Jabar tersebut (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










