HEBOH! Patung Bung Karno di Alun-Alun Indramayu ‘Patah Leher’ Diterpa Angin Kencang, Ternyata Ini Penyebabnya!

AKURAT BANTEN – Sebuah insiden tak terduga yang menimpa patung proklamator, Ir. Soekarno, di Alun-Alun Puspa Wangi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, baru-baru ini mengguncang jagat media sosial.
Patung yang menjadi ikon baru kota mangga tersebut mendadak viral karena leher dan kepalanya terlihat miring, memberikan kesan seolah-olah patung megah itu mengalami "patah leher".
Warganet riuh, berbagai spekulasi bermunculan, mulai dari vandalisme hingga mitos-mitos yang dikaitkan dengan kejadian alam.
Namun, misteri di balik kerusakan ikon bersejarah ini akhirnya terungkap setelah pihak berwenang memberikan klarifikasi.
Baca Juga: PERTAMA DIDUNIA! Larangan Medsos Dibawah 16 Tahun di Australia: Pelanggar Kena Denda Rp544 Miliar!
Bukan Vandalisme, Tapi Angin Kencang yang Merobohkan Tenda
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Diskimrum) Kabupaten Indramayu, Asep Kusdiyana, angkat bicara dan membenarkan kondisi patung yang viral itu.
Ia menjelaskan bahwa kerusakan tersebut bukan disebabkan oleh perbuatan usil atau vandalisme, melainkan murni insiden yang melibatkan faktor cuaca ekstrem.
"Kerusakan pada bagian leher dan kepala patung Bung Karno itu terjadi setelah [tenda besar] untuk acara pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) roboh diterpa angin kencang," jelas Asep.
Tenda acara yang didirikan di area Alun-Alun Puspa Wangi itu, yang seharusnya menjadi peneduh, justru berubah menjadi beban ketika angin puting beliung menerpa kuat-kuat.
Material tenda yang besar dan berat, saat ambruk, langsung menimpa bagian atas patung Bung Karno. Benturan keras inilah yang menyebabkan bagian leher patung miring secara signifikan.
Langsung Ditangani, Patung Akan Kembali Tegak!
Meskipun kerusakan ini sempat menghebohkan publik, Diskimrum Indramayu memastikan bahwa penanganan akan dilakukan secepatnya.
Patung yang baru diresmikan ini memang memiliki nilai historis dan estetika tinggi bagi warga Indramayu.
Menurut Asep, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan.
"Kami langsung mengambil tindakan. Ini akan segera kami perbaiki agar kembali tegak sempurna seperti sedia kala," tegasnya.
Insiden ini menjadi pengingat bagi seluruh pihak akan pentingnya mitigasi risiko, terutama dalam pemasangan infrastruktur sementara di ruang publik, mengingat kondisi cuaca yang sering kali tak terduga dan ekstrem.
Warga Indramayu dan para pengguna media sosial kini menantikan kembalinya patung Bung Karno berdiri tegak di Alun-Alun Puspa Wangi, kembali menjadi simbol kebanggaan daerah, dan menutup babak viral yang penuh spekulasi ini (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 4Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 5Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 6Kemenkes Perkuat Deteksi Penyakit Menular di Pintu Masuk Bandara Soekarno-Hatta
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










