Misteri Terpecahkan: 2 Pembunuh Sekeluarga di Indramayu Ditangkap, Sempat Kabur Ke Jateng Hingga Akhirnya Menyerah

AKURAT BANTEN-Kisah tragis pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, akhirnya menemui titik terang.
Setelah sepekan menjadi misteri yang menghantui warga, polisi berhasil meringkus dua orang terduga pelaku yang sempat kabur.
Penangkapan dramatis ini mengungkap detail pelarian mereka yang membingungkan.
Baca Juga: Polisi Grebek Pabrik Beras Oplosan di Serang, 10 Ton Beras Busuk Siap Edar
Pelarian Singkat Berakhir di Titik Awal
Pada Senin (8/9/2025), sekitar pukul 03.00 WIB, tim gabungan dari Satreskrim Polres Indramayu berhasil mengamankan dua pria berinisial R dan P di wilayah Kedokanbunder, Indramayu.
Keduanya dicurigai kuat sebagai pelaku di balik tewasnya lima orang dalam satu keluarga, yang jasadnya ditemukan terkubur dalam satu liang.
Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchamad Arwin Bachar, menjelaskan bahwa kedua pelaku sempat melarikan diri ke luar kota. "Mereka sempat kabur ke arah Jawa Tengah," ujar Arwin.
Namun, pelarian itu tak berlangsung lama. Tanpa tujuan yang jelas, keduanya bingung dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indramayu.
"Mereka berdua tidak tahu harus berbuat apa dalam pelarian itu. Akhirnya mereka memutuskan kembali lagi ke Indramayu," jelas Arwin.
Keputusan inilah yang menjadi bumerang, memudahkan polisi untuk melacak dan menangkap mereka.
Perlawanan Sia-sia dan Bukti Kuat
Saat akan ditangkap, R dan P sempat melakukan perlawanan. Situasi tegang ini memaksa petugas untuk melakukan tindakan tegas dan terukur.
Setelah berhasil dilumpuhkan, keduanya langsung dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berharga dari tangan pelaku, termasuk tiga kendaraan milik korban, pakaian, seprai, serta sisa uang tunai milik keluarga yang dibunuh.
Barang-barang ini menjadi bukti kuat yang menguatkan dugaan keterlibatan mereka.
Menunggu Jawaban dari Motif Tragis
Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami peran masing-masing pelaku serta motif di balik pembunuhan keji ini.
AKP Arwin menegaskan bahwa informasi lebih rinci, termasuk motif pembunuhan, akan disampaikan kepada publik setelah proses pemeriksaan rampung.
Seperti diketahui, kasus ini pertama kali terungkap pada Senin (1/9) lalu, ketika lima jenazah ditemukan terkubur di dalam rumah di Kelurahan Paoman.
Kelima korban adalah pemilik rumah bernama Sachroni, anaknya Budi, istri Budi, Euis, serta dua anak mereka yang masih kecil.
Penangkapan R dan P diharapkan dapat membuka semua tabir gelap di balik tragedi ini dan memberikan keadilan bagi para korban.
Kisah pelarian singkat yang berakhir di tempat semula ini menjadi pengingat bahwa kejahatan seberat apapun, pada akhirnya akan kembali pada pelakunya (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Tiyo Ardianto: Dari Awal Saya Bilang MBG Itu 'Maling Berkedok Gizi'
- 2GEMPAR! Mantan Ketua BEM UGM Bongkar Rahasia 'Lembaga Berbintang' yang Coba Menyuapnya
- 3Sempat Dibela Dadan Hindayana, 41 Dapur MBG Anak Pejabat DPRD Sulsel Tuai Sorotan, Aktivis Desak Audit Menyeluruh
- 4Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, BEM UI Bawa 5 Tuntutan Keras untuk Pemerintah
- 5Mahfud MD Heran Nanik S Deyang Tak Tersentuh Pemeriksaan Kasus MBG, Desak Kejagung Buka Alasannya
- 6Iran Protes Keras ke FIFA Jelang Piala Dunia 2026, Hanya Boleh Masuk Amerika Serikat Saat Hari Pertandingan
- 7Prediksi Portugal vs Chile: Ronaldo dan Generasi Emas Portugal Siap Kirim Peringatan ke Rival Piala Dunia
- 8Cedera Hancurkan Mimpi Wesley di Piala Dunia 2026, Ederson Resmi Dipanggil Brasil
- 9Krisis Selat Hormuz Bisa Ubah Ekonomi Global Selamanya, Dunia Mulai Tinggalkan Minyak Teluk
- 10Perang Berbalik Arah? Ukraina Mulai Rebut Wilayah Rusia Berkat Serangan Drone Mematikan








