Banten

Misteri Terpecahkan: 2 Pembunuh Sekeluarga di Indramayu Ditangkap, Sempat Kabur Ke Jateng Hingga Akhirnya Menyerah

Saeful Anwar | 9 September 2025, 07:44 WIB
Misteri Terpecahkan: 2 Pembunuh Sekeluarga di Indramayu Ditangkap, Sempat Kabur Ke Jateng Hingga Akhirnya Menyerah

AKURAT BANTEN-Kisah tragis pembunuhan satu keluarga di Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu, akhirnya menemui titik terang.

Setelah sepekan menjadi misteri yang menghantui warga, polisi berhasil meringkus dua orang terduga pelaku yang sempat kabur.

Penangkapan dramatis ini mengungkap detail pelarian mereka yang membingungkan.

Baca Juga: Polisi Grebek Pabrik Beras Oplosan di Serang, 10 Ton Beras Busuk Siap Edar

Pelarian Singkat Berakhir di Titik Awal

Pada Senin (8/9/2025), sekitar pukul 03.00 WIB, tim gabungan dari Satreskrim Polres Indramayu berhasil mengamankan dua pria berinisial R dan P di wilayah Kedokanbunder, Indramayu.

Keduanya dicurigai kuat sebagai pelaku di balik tewasnya lima orang dalam satu keluarga, yang jasadnya ditemukan terkubur dalam satu liang.

Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchamad Arwin Bachar, menjelaskan bahwa kedua pelaku sempat melarikan diri ke luar kota. "Mereka sempat kabur ke arah Jawa Tengah," ujar Arwin.

Namun, pelarian itu tak berlangsung lama. Tanpa tujuan yang jelas, keduanya bingung dan akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indramayu.

"Mereka berdua tidak tahu harus berbuat apa dalam pelarian itu. Akhirnya mereka memutuskan kembali lagi ke Indramayu," jelas Arwin.

Keputusan inilah yang menjadi bumerang, memudahkan polisi untuk melacak dan menangkap mereka.

Baca Juga: Mengejutkan! Sentil Wakil Rakyat, Maudy Ayunda Unggah Surat Terbuka Saat Gelombang '17+8 Tuntutan Rakyat' Menggema

Perlawanan Sia-sia dan Bukti Kuat

Saat akan ditangkap, R dan P sempat melakukan perlawanan. Situasi tegang ini memaksa petugas untuk melakukan tindakan tegas dan terukur.

Setelah berhasil dilumpuhkan, keduanya langsung dibawa ke Mapolres Indramayu untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berharga dari tangan pelaku, termasuk tiga kendaraan milik korban, pakaian, seprai, serta sisa uang tunai milik keluarga yang dibunuh.

Barang-barang ini menjadi bukti kuat yang menguatkan dugaan keterlibatan mereka.

Baca Juga: Respons Mengejutkan Presiden Prabowo soal Tuntutan Rakyat: 17+8 Tuntutan Rakyat Mana yang Masuk Akal?

Menunggu Jawaban dari Motif Tragis

Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami peran masing-masing pelaku serta motif di balik pembunuhan keji ini.

AKP Arwin menegaskan bahwa informasi lebih rinci, termasuk motif pembunuhan, akan disampaikan kepada publik setelah proses pemeriksaan rampung.

Seperti diketahui, kasus ini pertama kali terungkap pada Senin (1/9) lalu, ketika lima jenazah ditemukan terkubur di dalam rumah di Kelurahan Paoman.

Kelima korban adalah pemilik rumah bernama Sachroni, anaknya Budi, istri Budi, Euis, serta dua anak mereka yang masih kecil.

Penangkapan R dan P diharapkan dapat membuka semua tabir gelap di balik tragedi ini dan memberikan keadilan bagi para korban.

Kisah pelarian singkat yang berakhir di tempat semula ini menjadi pengingat bahwa kejahatan seberat apapun, pada akhirnya akan kembali pada pelakunya (**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman