Banten

Video Viral Bekasi, Dua Perempuan Kejar Pria Diduga Pelaku Pelecehan

Rahmawati Huda | 30 Maret 2026, 11:28 WIB
Video Viral Bekasi, Dua Perempuan Kejar Pria Diduga Pelaku Pelecehan
Video Viral Bekasi, Dua Perempuan Kejar Pria Diduga Pelaku Pelecehan / X @txtdarigenz97

AKURAT BANTEN - Sebuah video yang memperlihatkan aksi dua perempuan mengejar pria yang diduga melakukan pelecehan di Bekasi ramai beredar di media sosial.

Kejadian ini disebut terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 dan langsung menyita perhatian publik.

Dalam rekaman tersebut, dua wanita yang mengendarai sepeda motor tampak membuntuti seorang pria di jalanan hingga ke area permukiman. Aksi kejar-kejaran itu berlangsung cukup menegangkan dan menjadi sorotan warganet.

Baca Juga: Program MBG Disesuaikan Jadi 5 Hari Sekolah, Wilayah 3T dan Stunting Tinggi Tetap Berlaku 6 Hari

Peristiwa ini dipicu saat kedua korban hendak berputar arah. Tiba-tiba, pria tersebut diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan menyentuh bagian tubuh salah satu korban.

Merasa tidak terima, kedua perempuan itu langsung mengejar pelaku sambil meluapkan emosi. Mereka juga terdengar menegur dan mengancam akan membawa kasus tersebut ke pihak berwenang.

Upaya pelaku untuk melarikan diri berakhir saat dirinya terjatuh ke dalam selokan. Momen tersebut terekam jelas dalam video dan menjadi bagian yang paling banyak diperbincangkan.

Baca Juga: Gadis 18 Tahun Malika Azizi, Diduga Telah Dieksekusi 'Hukuman Gantung' Oleh Pemerintah Iran pada Awal Maret 2026

Sejumlah warga menyebut pria tersebut diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Bahkan, disebutkan bahwa yang bersangkutan sebelumnya juga kerap meresahkan masyarakat sekitar.

Peristiwa ini memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang menyoroti pentingnya penanganan terhadap pelaku, terutama jika benar memiliki gangguan kejiwaan namun masih berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.***


Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.