Banten

Dentuman Keras Gegerkan Warga Babelan-Bekasi: Pemulung Tewas Akibat Bongkar Mortir Aktif, Tim Jibom Turun Tangan

Andi Syafrani | 24 November 2025, 10:07 WIB
Dentuman Keras Gegerkan Warga Babelan-Bekasi: Pemulung Tewas Akibat Bongkar Mortir Aktif, Tim Jibom Turun Tangan

AKURAT BANTEN - Sore Minggu (23 November) yang tadinya tenang di Kampung Ujung Harapan, RT 01/02, Kelurahan Bahagia, Babelan, tiba-tiba diguncang oleh suara ledakan yang mengguntur.

Dentuman yang bikin telinga berdenting itu bisa terdengar hingga ratusan meter jauhnya, bikin warga yang ada di rumah langsung panik dan berhamburan keluar mencari tahu apa yang terjadi.

Tak lama sesudah kepanikan itu, beberapa warga yang mendatangi sumber suara menemukan seorang pria tergeletak tak bergerak di bagian belakang rumah tetangga. Pria itu bernama Dayat, seorang pemulung berusia 30 tahun, yang tergeletak tertelungkup dengan tubuh dikelilingi serpihan logam yang terbang akibat ledakan.

Baca Juga: MBG Dipromosikan Gibran ke Dunia Lewat KTT G20, Dari Bogor Hingga BGN Justru Ramai Soroti Kualitas Menu

Kapolsek Babelan, Kompol Wito, menjelaskan pada hari Senin (24 November) bahwa benda yang meledak itu ternyata adalah mortir. "Dia dapet barang itu pas memulung malem hari," ujar Wito.

Dayat yang biasa bekerja bergantian sama ayahnya kira benda itu cuma tabung logam yang mungkin ada kuningan di dalamnya, jadi dia bawa ke rumah mertuanya buat dibongkar karena alat gerindanya lebih lengkap di situ.

Sekitar pukul 14.30 WIB, saat Dayat lagi proses memotong benda itu, tiba-tiba duar! Mortirnya langsung meledak tanpa peringatan. Ledakan itu begitu kencang sampai langsung menewaskan Dayat di lokasi karena luka parah di beberapa bagian tubuhnya.

Baca Juga: Adib Miftahul Sebut Pertarungan Kadin Tangsel Jadi Penentu Gengsi Gerindra Lewat Arnovi

Setelah kejadian, Polsek Babelan langsung bergerak cepat untuk mengamankan area kejadian. Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Inafis langsung diterjunkan buat menyisir apakah ada sisa bahan peledak lain yang masih tersisa. Polisi juga menutup akses ke lokasi sementara supaya warga tidak terganggu dan keselamatannya terjaga.

Tak cuma itu, personel Brimob dan Polres Metro Bekasi juga diturunkan buat memperluas jangkauan penyisiran. Mereka berusaha semaksimal mungkin buat memastikan kawasan sekitar sudah aman dan tidak ada potensi ledakan susulan dari barang-barang lain yang mungkin tersembunyi di tengah pemukiman warga.

Baca Juga: GIBRAN di G20: 'Makan Bergizi Gratis' Bukan Biaya, Tapi 'Investasi Strategis' Terbesar untuk 80 Juta Anak Indonesia!

Kholid, warga berusia 42 tahun yang tinggal tidak jauh dari lokasi, jadi saksi pertama yang mendengar ledakan itu.

"Suaranya keras banget, bikin jendela rumah saya bergetar sampe kaget," katanya. Dia sempat mengira suara itu berasal dari gardu listrik yang meledak atau ledakan tabung gas yang sering terjadi.

Baca Juga: DULU WARTAWAN, Kini Kades! Kepala Desa Asep Ari Ciamis Jadi Sorotan Lantang Menantang 'Mantan Kolega'nya: 'Wartawan Jeng Aing, Tanggung Jawab Aing!'

Saat kejadian berlangsung, istri Dayat dan anak iparnya yang baru berusia sekitar 10 tahun sedang ada di dekat lokasi. Untungnya, meskipun berada tidak jauh dari titik ledakan, keduanya selamat tanpa mengalami luka serius. Cuma saja, keduanya mengalami syok berat karena melihat kejadian yang menakutkan itu.

Saat ini, polisi masih sedang menyelidiki lebih dalam tentang asal-usul mortir yang ditemukan Dayat. Dugaan sementara, benda itu merupakan sisa munisi lama yang tidak sengaja masuk ke jalur pemulung.

Polisi juga mengingatkan warga semuanya, kalau menemukan benda yang mencurigakan, terutama yang mirip amunisi atau logam yang tidak dikenal, segeralah lapor ke pihak berwenang agar tidak ada kejadian yang sama lagi.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC