Banten

Bansos April 2026 Mulai Cair Ini Daftar Lengkap dan Cara Mudah Cek Penerima

Riski Endah Setyawati | 31 Maret 2026, 21:46 WIB
Bansos April 2026 Mulai Cair Ini Daftar Lengkap dan Cara Mudah Cek Penerima
Ilustrasi Bansos (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan penyaluran bantuan sosial (Bansos) tetap berjalan hingga penghujung tahun 2026.

Memasuki bulan April, masyarakat kembali menantikan pencairan sejumlah program bansos yang telah dijadwalkan.

Beragam bantuan disiapkan untuk membantu kelompok rentan, mulai dari keluarga kurang mampu hingga pelajar dari latar belakang ekonomi terbatas.

Baca Juga: Badai Isu Perselingkuhan Hantam Rumah Tangga Suami Selebgram Clara Shinta

Beberapa program utama yang kembali disalurkan antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP), PBI Jaminan Kesehatan, serta bantuan beras 10 kilogram.

Khusus untuk PKH dan BPNT, pencairan April 2026 sudah masuk tahap kedua yang mencakup periode April hingga Juni.

Seluruh penerima bantuan telah ditentukan berdasarkan sistem desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: AS Tegaskan Aksi Militer Tetap Tunduk Hukum Internasional di Tengah Memanasnya Konflik dengan Iran

Masyarakat juga diimbau lebih waspada terhadap informasi yang beredar, terutama terkait pendaftaran bansos yang sering muncul saat momen Ramadan.

Program Keluarga Harapan atau PKH menjadi salah satu bantuan utama yang masih terus disalurkan.

Bantuan ini bersifat tunai dengan syarat tertentu yang berkaitan dengan aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Baca Juga: Sempat Panic Buying, Masyarakat Rela Ikut Antrean Panjang di SPBU, Mensesneg: Pemerintah Pastikan BBM Tak Jadi Naik April

Penerima PKH mencakup keluarga dengan anggota seperti ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas berat.

Besaran bantuan berbeda-beda sesuai kategori penerima dalam satu keluarga.

Ibu hamil dan anak usia dini mendapatkan Rp3 juta per tahun atau Rp750 ribu setiap tahap.

Baca Juga: UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka, Ini Panduan Lengkap Agar Lolos Tanpa Kendala Fatal

Untuk siswa SD, bantuan diberikan Rp900 ribu per tahun atau Rp225 ribu per tahap.

Siswa SMP memperoleh Rp1,5 juta per tahun atau Rp375 ribu tiap tahap.

Sementara siswa SMA menerima hingga Rp2 juta per tahun atau Rp500 ribu per tahap.

Baca Juga: Sempat Panic Buying, Masyarakat Rela Ikut Antrean Panjang di SPBU, Mensesneg: Pemerintah Pastikan BBM Tak Jadi Naik April

Penyandang disabilitas berat dan lansia mendapatkan Rp2,4 juta per tahun atau Rp600 ribu setiap tahap.

Bahkan, korban pelanggaran HAM berat bisa memperoleh hingga Rp10,8 juta per tahun.

Selain PKH, bantuan BPNT atau Kartu Sembako juga kembali disalurkan.

Baca Juga: AS Tegaskan Aksi Militer Tetap Tunduk Hukum Internasional di Tengah Memanasnya Konflik dengan Iran

Program ini diberikan dalam bentuk saldo elektronik senilai Rp200 ribu per bulan.

Pada 2026, aturan penerima BPNT mengalami penyesuaian yang cukup signifikan.

Kini hanya masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 4 yang berhak menerima bantuan tersebut.

Baca Juga: UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka, Ini Panduan Lengkap Agar Lolos Tanpa Kendala Fatal

Artinya, kelompok desil 5 tidak lagi masuk dalam daftar penerima tahun ini.

Penyaluran PKH dan BPNT sendiri dilakukan dalam empat tahap sepanjang tahun.

·         Tahap pertama berlangsung Januari hingga Maret.

Baca Juga: HARAM! Bagi Roy Suryo: Jokowi Buka Pintu Maaf Lebar untuk Pusaran Kasus Ijazah

·         Tahap kedua mencakup April sampai Juni.

·         Tahap ketiga berlangsung Juli hingga September.

·         Sedangkan tahap keempat dijadwalkan Oktober hingga Desember.

Baca Juga: WFH ASN Usai Lebaran Diterapkan Sepekan Sekali, Pemprov DKI Pastikan Bukan Hari Rabu

Di sektor pendidikan, Program Indonesia Pintar atau PIP juga kembali dilanjutkan.

Bantuan ini ditujukan khusus untuk siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan.

Tujuan utamanya adalah mencegah anak putus sekolah sekaligus mendorong mereka kembali belajar.

Baca Juga: AS Tegaskan Aksi Militer Tetap Tunduk Hukum Internasional di Tengah Memanasnya Konflik dengan Iran

Besaran bantuan PIP telah disesuaikan dengan kebutuhan biaya pendidikan terbaru.

·         Siswa SD menerima Rp450 ribu per tahun.

·         Siswa SMP mendapatkan Rp750 ribu per tahun.

·         Sementara siswa SMA atau SMK bisa memperoleh hingga Rp1,8 juta per tahun.

Baca Juga: UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka, Ini Panduan Lengkap Agar Lolos Tanpa Kendala Fatal

Dana tersebut disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar di bank penyalur resmi.

Selain bantuan tunai dan pendidikan, pemerintah juga melanjutkan program bantuan pangan berupa beras.

Total alokasi bantuan beras tahun 2026 mencapai 720 ribu ton untuk masyarakat kurang mampu.

Baca Juga: Tips Internet Tetap Stabil Saat WFH dari Kemkomdigi Agar Kerja Tak Terganggu

“Penyaluran ini merupakan bentuk penugasan langsung dari pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat,” ujar Direktur Utama Perum Bulog.

Namun, bantuan beras 10 kilogram tidak diberikan sepanjang tahun.

Program ini hanya berlangsung selama empat bulan dan jadwal pastinya tidak diumumkan secara rinci.

Baca Juga: Tips Internet Tetap Stabil Saat WFH dari Kemkomdigi Agar Kerja Tak Terganggu

Di bidang kesehatan, terdapat program PBI Jaminan Kesehatan yang juga tetap berjalan.

Program ini ditujukan bagi masyarakat miskin yang iuran BPJS Kesehatannya dibayarkan penuh oleh pemerintah.

Nilai iuran yang ditanggung sebesar Rp42 ribu per orang setiap bulan.

Baca Juga: WFH ASN Usai Lebaran Diterapkan Sepekan Sekali, Pemprov DKI Pastikan Bukan Hari Rabu

Dengan program ini, penerima dapat mengakses layanan kesehatan tanpa perlu membayar iuran mandiri.

Fasilitas yang didapat mencakup layanan di puskesmas hingga rumah sakit sesuai rujukan medis.

Data penerima PBI-JK sendiri terus diperbarui secara berkala agar bantuan tepat sasaran.

Baca Juga: UTBK SNBT 2026 Resmi Dibuka, Ini Panduan Lengkap Agar Lolos Tanpa Kendala Fatal

Untuk mengetahui status penerimaan bansos, masyarakat dapat melakukan pengecekan secara online.

Pemerintah menyediakan situs resmi yang bisa diakses dengan mudah.

Pengguna hanya perlu memasukkan nomor NIK KTP serta kode verifikasi yang tersedia.

Baca Juga: WFH ASN Usai Lebaran Diterapkan Sepekan Sekali, Pemprov DKI Pastikan Bukan Hari Rabu

Setelah itu, klik tombol pencarian dan sistem akan menampilkan hasil sesuai data wilayah.

Selain melalui website, pengecekan juga bisa dilakukan lewat aplikasi resmi Cek Bansos.

Pengguna baru harus membuat akun dengan melengkapi data diri terlebih dahulu.

Baca Juga: AS Tegaskan Aksi Militer Tetap Tunduk Hukum Internasional di Tengah Memanasnya Konflik dengan Iran

Prosesnya meliputi pengisian NIK, alamat, email, serta unggahan foto KTP dan swafoto.

Jika data sudah valid, akun akan langsung aktif dan bisa digunakan.

Setelah login, pengguna dapat melihat jenis bantuan yang diterima melalui menu profil.

Baca Juga: AS Tegaskan Aksi Militer Tetap Tunduk Hukum Internasional di Tengah Memanasnya Konflik dengan Iran

Dengan berbagai program yang kembali disalurkan, pemerintah berharap bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Informasi lengkap mengenai bansos April 2026 ini diharapkan membantu masyarakat memahami hak serta cara mengakses bantuan yang tersedia.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.