Trump Murka! Perancis Tak Izinkan Pesawat Militernya Melintas ke Israel, AS Ditinggal Sekutu?

AKURAT BANTEN - Ketegangan antara Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa kembali memanas. Presiden AS, Donald Trump, melontarkan kritik tajam kepada Perancis yang dinilai tidak memberikan dukungan dalam konflik melawan Iran.
Melalui platform media sosial Truth Social, Trump mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan Perancis yang menolak memberikan izin bagi pesawat militer AS yang membawa perlengkapan menuju Israel untuk melintasi wilayah udaranya.
“Perancis tidak mengizinkan pesawat yang menuju Israel, yang membawa perlengkapan militer, terbang di atas wilayah Perancis,” tulis Trump, mengutip The Hill.
Baca Juga: Momen Akrab Carmen dan Prabowo di Blue House Korea Selatan, Finger Heart Bikin Heboh Netizen
Dalam pernyataannya, Trump menyebut langkah tersebut sebagai sikap yang “sangat tidak membantu”, bahkan menegaskan bahwa Amerika Serikat akan mengingat tindakan itu di masa mendatang.
Tak hanya Perancis, beberapa negara Eropa lainnya juga dilaporkan mengambil sikap serupa.
Italia disebut menolak penggunaan pangkalan militernya di Sisilia untuk pesawat perang AS, sementara Spanyol menutup wilayah udaranya bagi operasi militer yang berkaitan dengan konflik Iran.
Baca Juga: GEGER Kasus Ijazah Jokowi! Rismon Sianipar Tiba-tiba Teken Damai, Ada Apa?
Trump juga menyinggung sekutu lain, termasuk Inggris, yang dianggap tidak ikut terlibat meski terdampak krisis energi akibat ketegangan di Selat Hormuz. Ia menyarankan negara-negara tersebut untuk lebih mandiri, bahkan secara sinis mendorong mereka mengambil langkah sendiri dalam menghadapi situasi tersebut.
Pernyataan keras Trump tersebut mencerminkan meningkatnya friksi antara AS dan sekutu di Eropa, terutama dalam menyikapi konflik di Timur Tengah.
Menanggapi kritik tersebut, pemerintah Perancis menyatakan keterkejutannya. Kantor Presiden Emmanuel Macron menegaskan bahwa posisi negaranya tidak berubah sejak awal konflik.
Baca Juga: WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku, Guru Tetap Mengajar di Sekolah
Perancis tetap berpegang pada kebijakan untuk tidak terlibat langsung dalam operasi militer terhadap Iran.
Bahkan sebelumnya, militer Perancis telah menyatakan tidak akan mengizinkan penggunaan pangkalan mereka untuk serangan yang berkaitan dengan konflik tersebut.
Meski demikian, Perancis membuka kemungkinan untuk memberikan izin terbatas jika penerbangan tersebut bertujuan mendukung pertahanan sekutu, bukan untuk operasi ofensif.
Baca Juga: Gempa Besar Guncang Bitung, Tsunami Sempat Terjadi Gedung KONI Rusak Parah
Retaknya Soliditas Barat?
Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai soliditas aliansi Barat. Perbedaan kepentingan dan pendekatan terhadap konflik Iran tampaknya mulai memperlihatkan celah di antara negara-negara yang selama ini dikenal sebagai sekutu dekat.
Jika ketegangan ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Eropa akan mengalami ujian yang lebih besar ke depannya. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










