TERUNGKAP! Isu Nikah Siri, DM Istri Sah, hingga CCTV Bocor: Tangis Inara Rusli Pecah, Klaim Dirinya Korban Kebohongan Berantai

AKURAT BANTEN– Drama panjang seputar isu perselingkuhan, pernikahan siri, dan rekaman CCTV yang melibatkan Inara Rusli memasuki babak baru.
Dalam konferensi pers yang penuh haru, tim kuasa hukum Inara memberikan klarifikasi mendalam, menempatkan klien mereka sebagai korban utama dari serangkaian kebohongan dan skenario yang diduga telah diatur, pada konferensi pers di kawasan Pluit, Jakarta, Jumat (28/11/2025).
Tangis Inara tak terbendung saat menutup pernyataan, menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan memohon doa.
Baca Juga: SIM DIUBAH SEUMUR HIDUP? DPR Desak Polri Hapus Biaya Perpanjangan: PNBP Jadi Alasan Utama?
Kronologi Awal: Dibohongi Status ‘Lajang’ dan Jebakan Bisnis
Kuasa hukum Inara Rusli, dari Law Office Persia & Co, menjelaskan bahwa hubungan antara klien mereka dengan pria berinisial Insan (Insanul Fahmi) bermula murni dari ajakan kolaborasi bisnis. Pria itu dikenalkan oleh teman yang juga merupakan teman dari istri sah Insan, Mawa.
Poin paling krusial yang ditekankan adalah:
"Klien kami disampaikan bahwa saudara Insan waktu itu dia menyampaikan statusnya single...Klien kami juga melihat dari Instagram bahwa tidak ada profile dengan istrinya. Jadi wajar kalau publik menganggap dirinya ini tidak berpasangan," jelas tim kuasa hukum.
Melihat keseriusan dan pengakuan status single tersebut, Inara pun berani speak up mengenai kedekatan mereka.
Keseriusan Insan memuncak ketika ia mengajak Inara untuk taaruf dan merencanakan pernikahan tahun depan, namun didesak untuk nikah siri terlebih dahulu demi menghindari dosa.
Pernikahan siri itu pun terjadi pada 7 Agustus 2025.
Baca Juga: BENCANA EKOLOGI BATANGTORU: Ketika Emas Dinikmati Korporasi, Bencana Ditanggung Rakyat
DM 'Peringatan' dari Istri Sah: Fakta yang Menghancurkan
Baru berselang 12 hari setelah pernikahan siri, Inara langsung dihadapkan pada kenyataan pahit.
Pada 19 Agustus 2025, ia menerima Direct Message (DM) Instagram dari seorang wanita yang mengaku sebagai Mawa, istri sah Insan.
DM Mawa berbunyi: "Assalamualaikum Kak. Kenalin saya Mawa, istrinya Insanul Fahmi... Maaf mengganggu waktunya Kak. Baru lihat story-nya Kak Inara... Suami saya kira-kira mengaku dirinya sudah punya istri dan anak enggak ya Kak?"
"Tentu klien kami terpukul. Sudah nikah siri, tetapi kenyataannya suaminya yang mengaku single itu masih memiliki istri," tutur kuasa hukum.
Insan sempat melakukan kebohongan berlapis dengan mengklaim sudah talak dua kepada istrinya. Namun, hal itu dibantah oleh Mawa melalui pesan yang kemudian dikonfirmasi oleh Inara.
Baca Juga: Menkeu Purbaya Ancam 'Bekukan' Bea Cukai Jika Gagal Reformasi: Batas Waktu 1 Tahun!
Mundur Total: Inara Menegaskan Bukan Pelakor dan Korban
Setelah mengetahui kebenaran dan alur cerita yang berbeda antara Insan dan Mawa, Inara mengambil sikap tegas.
Ia secara jelas menolak opsi menjadi istri kedua dan menegaskan tidak ingin masuk ke dalam rumah tangga orang lain.
"Kami tegaskan klien kami tidak lagi memiliki hubungan dengan si Insan. Klien kami memilih mundur dan tidak lagi ingin berhubungan dengan saudara Insan. Ia juga merasakan hal yang sama sebagai seorang wanita," tegas tim kuasa hukum.
Inara juga membantah keras tuduhan yang menyebutkan ia sengaja ingin berpoligami atau menjadi istri kedua. Ia kembali menegaskan bahwa ia hanya menjadi korban kebohongan.
Baca Juga: SKANDAL AUDIT INTERNAL PBNU: Dugaan TPPU Rp100 Miliar dan Jejak Uang Panas di Tahun Politik!
Babak Kriminal: Dugaan Kebocoran CCTV dan Laporan Polisi
Klimaks dramatis terjadi saat tim kuasa hukum mengungkapkan adanya CCTV dari rumah pribadi Inara yang beredar luas di media sosial. CCTV tersebut hanya dapat diakses oleh Inara sendiri.
Atas dasar dugaan illegal access dan penyebaran informasi pribadi, Inara Rusli telah membuat Laporan Polisi di Bareskrim Polri pada 26 November 2025.
Penutup Penuh Air Mata: Permintaan Maaf Inara
Mengakhiri konferensi pers yang berapi-api, Inara Rusli yang sudah menahan air mata sejak awal, akhirnya pecah dalam tangis.
"Saya mau menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi... Cukuplah Allah yang jadi sebaik-baik saksi bagi amalan kita," tutupnya dengan suara bergetar (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










