Banten

Prabowo Terjun Langsung ke Sumatra Hari Ini, Tinjau Daerah yang Dilanda Banjir dan Longsor

Andi Syafrani | 1 Desember 2025, 09:13 WIB
Prabowo Terjun Langsung ke Sumatra Hari Ini, Tinjau Daerah yang Dilanda Banjir dan Longsor

AKURAT BANTEN - Menjelang pagi hari, Senin 1 Desember 2025, Presiden Prabowo Subianto sudah bersiap di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sekitar pukul 06.00 WIB, Kepala Negara bertolak menuju Pulau Sumatra untuk melihat langsung kondisi wilayah yang terdampak banjir besar dan longsor dalam sepekan terakhir. Daerah pertama yang dituju adalah Kabupaten Tapanuli Utara, salah satu wilayah yang menjadi pusat kerusakan.

Perjalanan Presiden menuju Bandara Raja Sisingamangaraja XII di Silangit menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin bergerak cepat.

Selain memastikan bantuan sampai ke lokasi, Prabowo ingin melihat secara detail hambatan-hambatan yang membuat distribusi logistik belum optimal di beberapa titik.

Baca Juga: Banten Kirim 4 Genset ke Aceh, Bantuan Kilat Naik Hercules Demi Pulihkan Listrik Pasca Banjir

Setibanya nanti di kawasan terdampak, Presiden akan meninjau area yang mengalami kerusakan paling parah. Pemeriksaan lapangan ini meliputi kondisi perumahan warga, arus logistik yang tersendat, serta fasilitas umum yang rusak atau tidak dapat berfungsi akibat cuaca ekstrem.

Menurut informasi dari pihak Istana, Prabowo ingin memastikan bahwa langkah penanganan darurat telah berjalan sesuai protokol bencana. Laporan sebelumnya menunjukkan bahwa sejumlah akses jalan masih tertutup material longsor sehingga alat berat dan kendaraan bantuan tidak bisa masuk dengan mudah.

Selain meninjau kerusakan, Presiden juga dijadwalkan berdiskusi dengan para petugas, relawan, dan masyarakat. Dialog ini dianggap penting untuk mengetahui kebutuhan mendesak yang mungkin belum terdata secara formal, terutama di daerah-daerah yang masih terisolir.

Baca Juga: Gereja GMIM Silo Watuliney Dirusak! Dua Desa Nyaris Bentrok, Polisi Kerahkan Pasukan Besar

Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi cuaca ekstrem. Curah hujan tinggi yang terjadi sejak akhir November disebut menjadi pemicu utama banjir bandang dan longsor meluas di beberapa kabupaten.

Pemerintah menekankan bahwa koordinasi antarinstansi harus terus diperkuat. Mulai dari BNPB, TNI-Polri, hingga pemerintah daerah diminta bergerak serempak agar proses pemulihan maupun penyaluran bantuan bisa lebih cepat dan terarah.

Masyarakat pun kembali diimbau untuk terus mengikuti instruksi aparat di lapangan. Dengan cuaca yang masih berpotensi memburuk, kewaspadaan tetap diperlukan demi keselamatan bersama. Pemerintah memastikan bahwa seluruh langkah darurat akan terus dimaksimalkan agar pemulihan di daerah terdampak dapat berjalan lebih cepat dan lebih pasti.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC