Banten

BMKG Prediksi Rob Meluas di Pesisir Banten Saat Nataru 2026, Dipicu Supermoon dan Curah Hujan Tinggi

A. Zaki Iskandar | 1 Desember 2025, 15:57 WIB
BMKG Prediksi Rob Meluas di Pesisir Banten Saat Nataru 2026, Dipicu Supermoon dan Curah Hujan Tinggi

AKURAT BANTEN - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi banjir rob yang terjadi di sejumlah wilayah pesisir Provinsi Banten pada saat momen natal dan tahun baru (Nataru) 2026 mendatang.

Kepala Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG, Trian Asmarahadi mengatakan, potensi banjir limpasan air laut ini terjadi di seluruh wilayah bagian pesisir Banten, mulai dari laut utara, selatan hingga selat sunda. Fenomena rob pada bulan Desember 2025 ini terjadi dalam dua fase.

"Itu karena adanya fenomena Supermoon, dan bulan Purnama yang terjadi secara bersamaan di tanggal 4 Desember, dan di tanggal 20-an," ujar Trian, Senin (01/12/2025).

Baca Juga: Sukses Menarik Perhatian Penonton, Ini Daftar Nama Para Pemain Film Agak Laen: Menyala Pantiku!

Menurut prediksi kalender BMKG, Trian merinci, fenomena menerjang pesisir laut pesisir utara Serang dan Tangerang terjadi pada tanggal 5-13 dan 20-26 Desember 2025.

Di pesisir Selat Sunda Barat Pandeglang, rob terjadi pada 10-16 dan 23-24 Desember 2025. Sedangkan rob di pesisir laut Selatan Pandeglang dan Lebak diprediksi pada 9-17 dan 21-28 Desember.

Trian menyebut, ketinggian gelombang rob yang terjadi di pengujung tahun 2025 ini akan lebih tinggi jika dibandingkan periode sebelumnya.

Baca Juga: GEGER! Inara Rusli Ambil Tindakan Hukum: Siapa Sebenarnya Dalang di Balik Penyebaran Rekaman CCTV Sensitif?

"Kita tahu di bulan Desember ini kan masuk ke musim hujan ya, sehingga adanya kenaikan curah hujan yang dapat mengakibatkan kenaikan muka laut juga," tegasnya.

Meski demikian, Trian mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap tenang dan sekaligus mewaspadai datangnya rob. Ia menyarakan masyarakat untuk tetap memantau informasi prakiraan cuaca yang secara realtime disampaikan BMKG.

"Jadi masyarakat tidak usah panik, dan tetap mengupdate apapun informasi dari BMKG, dan terus apabila ada pertanyaan ataupun informasi yang perlu konfirmasi, silahkan bertanya kepada BMKG," imbaunya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.