Merak–Bakauheni Diwaspadai Terdampak Supermoon dan Cuaca Ekstrem, BMKG Ingatkan Risiko Rob Selama Desember

AKURAT BANTEN - BMKG kembali mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi laut dan cuaca yang berpotensi mengganggu aktivitas pelabuhan di Selat Sunda.
Kombinasi fenomena supermoon dan curah hujan tinggi pada awal hingga akhir Desember 2025 dinilai dapat memicu peningkatan tinggi muka air laut yang berdampak langsung terhadap operasional Pelabuhan Merak–Bakauheni, terutama menjelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Mengintai Banten, BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 8 Desember
Kepala Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG Merak, Trian Asmarahadi, menjelaskan bahwa situasi ini tidak boleh dianggap remeh oleh para operator pelabuhan maupun pihak-pihak yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Menurutnya, kenaikan air laut akibat supermoon bisa memperberat kondisi ketika curah hujan sedang tinggi, sehingga menghambat proses bongkar muat hingga jadwal pelayaran.
“Kami meminta seluruh pemangku kepentingan di sektor pelabuhan memperhatikan potensi gangguan ini, terutama menjelang puncak mobilitas Nataru,” ujar Trian.
Untuk mengantisipasi dampak lapangan, BMKG telah mendirikan pos pemantauan cuaca Nataru di beberapa titik strategis dermaga Merak.
Pos tersebut dikoordinasikan bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merak guna memastikan seluruh informasi cuaca terbaru dapat segera diteruskan ke operator kapal dan masyarakat.
Selain itu, BMKG juga mengimbau calon penumpang kapal agar selalu memperbarui informasi cuaca sebelum memulai perjalanan. Situasi cuaca ekstrem bukan hanya mengganggu jadwal, tetapi juga dapat membahayangi keselamatan pelayaran, terutama pada saat puncak arus mudik dan balik.
Baca Juga: Thailand Kena Sorotan! Situs Resmi SEA Games 2025 Salah Pasang Bendera untuk Timnas Indonesia
Tak hanya Pelabuhan Merak yang harus siaga. BMKG turut mencatat adanya potensi banjir rob yang diperkirakan akan berdampak pada sejumlah wilayah pesisir Banten. Rob tersebut dapat memengaruhi permukiman penduduk, area tambak, hingga aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Dalam prediksinya, rob diperkirakan menerjang pesisir utara Serang dan Tangerang pada 5–13 dan 20–26 Desember 2025. Wilayah pesisir Selat Sunda di bagian barat Pandeglang juga diproyeksikan mengalami kondisi serupa pada 10–16 dan 23–24 Desember 2025.
Sementara itu, pesisir selatan Pandeglang dan Lebak diprediksi menghadapi rob pada rentang 9–17 dan 21–28 Desember 2025. Peningkatan air laut berpotensi merendam akses jalan, merusak tambak, hingga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
BMKG mengingatkan warga pesisir agar mengamankan barang-barang penting, memperhatikan jadwal pasang surut, dan menghindari aktivitas berisiko ketika gelombang tinggi terjadi.
Pemerintah daerah diharapkan menyiapkan langkah mitigasi cepat, termasuk menyediakan titik evakuasi dan mengoordinasikan bantuan jika terjadi dampak signifikan.
Di tengah kondisi cuaca yang tak menentu, BMKG memastikan pemantauan dilakukan secara intensif dan pembaruan informasinya akan disampaikan secara berkala. Masyarakat diminta tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan setiap peringatan resmi dari pihak berwenang.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Bikin Raksasa Premier League Gigit Jari, Gerry Cardinale Turun Tangan Kunci Transfer Diego Moreira Rp867 Miliar ke AC Milan!
- 7Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 8Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 9Bukan Cuma Mbappé dan Vinicius, Mourinho Siapkan 4 Pilar Real Madrid untuk Era Barunya
- 10Rodri Dapat Nomor 16 Barcelona, Fermín López Rela Melepas: “Akan Berada di Tangan yang Tepat”










