Viral! Penipuan WO Ayu Puspita Rugikan Ratusan Pasangan, Kerugian Miliaran, Korban Geruduk hingga Pemilik Ditangkap

AKURAT BANTEN - Sosial media saat ini tengah dihebohkan dengan kasus dugaan penipuan yang dilakukan oleh seorang owner Wedding Orgaizer (WO) bernama By Ayu Puspita.
Modus pernipuannya adalah dengan menelantarkan kliennya, meskipun pembayaran sudah dilunasi.
Alhasil, ratusan pasangan pengantin yang merupakan korban dari kebohongan ini mendapati kerugian yang cukup besar.
Diketahui, ratusan korban ini terdiri dari berbagai daerah di Jakarta, Bogor, hingga Bekasi.
Baca Juga: Rob Rendam 6 Desa Pesisir Tangerang, Ketinggian Air Capai 50 Sentimeter
Awal Mula Kasus Mencuat
Kronologi kasus dugaan penipuan WO By Ayu Puspita ini viral di sosial media setelah pengguna Threads @cindyangelina mengungkapkan temannya ditipu oleh WO By Ayu Puspita.
Pengakuan ini juga desertai bukti berupa video dan foto, bahwa sang pemilik dan staf WO tidak hadir saat acara.
Peritiwa memalukan ini terjadi pada Sabtu, 6 Desember 2025, dimana layanan ketring yang sudah dibayar lunas tidak muncul sama sekali di gedung repsesi.
Baca Juga: Bank DKI Digugat Rp800 Miliar: Skandal Kelalaian Pelaporan Kredit yang Mengguncang Reputasi
Alhasil, tamu yang hadir di acara tersebut tidak mendapatkah hidangan makanan, dan tentunya membuat penganitin dan keluarga besar malu dihadapan para tamu.
Kemudian, kekecewaan semakin memuncak karena satu-satunya minuman yang tersedia anyalah jus jambu, yang disediakan oleh pemilik gedung, bukan dari vendor.
Sosok Ayu Puspita sebagai pemilik vendor kini menjadi sorotan karena diduga melantarkan kewajibannya, padahal sudah dibayar.
Bukan Satu Pasangan yang jadi Korban. Ternyata lebih dari Ratusan
Setelah kasus ini viral, ternyata bukan hanya satu pasangan saja yang menjadi korban. Dikabarkan terdapat 230 pasangan yang telah menjadi korban WO Ayu Puspita ini.
Total kerugian juga mencapai angka yang fantastis, yakni ditaksir mecapai RP15 hingga 16 Miliar.
Tidak tinggal diam, para korban nekad mendatangi rumah pelaku, pada Minggu 7 Desember 2025 dikawasan Cipayung, Jakarta Timur.
Para korban langsung emosi, dan meminta pertanggung jawaban karena acara pernikahannya hancur total akibat layanan yang dijanjikan.
Ayu Puspita Diamankan Pihak Kepolisian
Ayu Puspita akhirnya digelandang ke Mapolres Jakarta Utara setelah kantornya digeruduk korban.
Baca Juga: Gelombang Solidaritas Mengalir dari Tanjungpinang Pelni Gratiskan Pengiriman Bantuan ke Sumut
Mediasi berjalan buntu karena Ayu dan timnya dinilai terus mengelak.
Dalam pemeriksaan, Ayu mengakui keuangan perusahaannya amburadul dan menggunakan skema “gali lubang tutup lubang”, bahkan memakai dana klien untuk membeli rumah mewah dan berlibur.
Ia berjanji mengembalikan uang korban setelah menjual aset.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







