Jaringan Narkoba Iran Terbongkar di Pamulang, Polisi Sita Hampir 5 Kg Sabu

AKURAT BANTEN - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya berhasil membongkar upaya peredaran sabu yang terhubung dengan jaringan internasional asal Iran dengan total barang bukti mencapai sekitar 4,8 kilogram.
Pengungkapan kasus ini terjadi di wilayah Pamulang, Tangerang Selatan, setelah aparat melakukan serangkaian penyelidikan intensif.
Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Iptu Andri Fajar, menjelaskan bahwa operasi dilakukan dengan hasil mengamankan dua orang terduga pelaku.
Baca Juga: Diteriaki Maling Dua Pencuri Motor di Cengkareng Jadi Bulan-Bulanan Warga
"Dalam kasus ini, polisi mengamankan dua tersangka masing-masing berinisial TP (32) dan C (31)," ujarnya.
Dari penangkapan tersebut, petugas menemukan sejumlah paket sabu dalam berbagai ukuran yang jika ditotal mencapai hampir 4.874 gram.
Selain narkotika, polisi juga menyita barang lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran, seperti timbangan digital, telepon genggam, serta plastik klip kosong.
Baca Juga: Diteriaki Maling Dua Pencuri Motor di Cengkareng Jadi Bulan-Bulanan Warga
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku memperoleh barang haram tersebut melalui pemesanan langsung dari seorang warga negara Iran yang berada di luar negeri.
Temuan ini semakin menguatkan dugaan bahwa jaringan yang terlibat merupakan bagian dari sindikat lintas negara yang terorganisir dengan rapi.
"Ini adalah kejahatan internasional di mana barang bukti tersebut dikirim dari Iran melalui kurir melewati Bandara Soekarno Hatta," kata Andri.
Baca Juga: Breaking News! Gugatan Ijazah Palsu Jokowi Resmi Ditolak, Ini Putusan Lengkap Hakim Solo
Ia menegaskan bahwa jalur distribusi narkoba tersebut memanfaatkan jalur udara dengan sistem penyelundupan yang cukup terselubung.
Saat ini, kedua tersangka bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Markas Komando Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna menjalani proses penyidikan lanjutan.
Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran tersebut.
Baca Juga: Diteriaki Maling Dua Pencuri Motor di Cengkareng Jadi Bulan-Bulanan Warga
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam memerangi narkoba.
Menurutnya, informasi sekecil apa pun dari warga dapat menjadi pintu masuk bagi aparat dalam mengungkap kasus serupa di masa mendatang.
“Sekecil apa pun informasi dari masyarakat sangat berguna bagi kepolisian, dimulai dari lingkungan terdekat agar kita sama-sama peduli,” ujar Budi.
Baca Juga: Isu Mobil Polisi Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet Dibantah Tegas Aparat
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban melalui Call Center Polri 110 yang tersedia selama 24 jam.
Dengan sinergi antara aparat dan masyarakat, diharapkan upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh hingga ke akar jaringan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










