Terungkap! Alasan Sebenarnya JK 'Bongkar Kartu' Soal Jasa Besarnya Terhadap Karier Politik Jokowi

AKURAT BANTEN – Selama ini publik mengenal Jusuf Kalla (JK) sebagai sosok negarawan yang tenang. Namun, sebuah ledakan pernyataan baru-baru ini mengguncang panggung politik nasional.
Seperti dikutip Akurat Banten, Minggu 19/4/2026, JK akhirnya memutuskan untuk "membongkar kartu" terkait sejarah panjang perannya dalam melambungkan nama Joko Widodo hingga ke kursi tertinggi kekuasaan di Indonesia.
Bukan tanpa alasan JK bereaksi keras. Hal ini dipicu oleh tudingan miring yang menyebut dirinya mendanai gerakan isu ijazah palsu Presiden ke-7 RI tersebut.
Merasa difitnah oleh para buzzer, JK pun membeberkan fakta sejarah yang selama ini tertutup oleh riuh rendah dukungan politik.
Baca Juga: Meledak! Jusuf Kalla 'Bongkar Kartu': Kasih Tahu Semua Buzzers, Jokowi Jadi Presiden Karena Saya!
Misi Penyelamatan Sejarah Politik
JK mengungkapkan bahwa posisinya dalam karier Jokowi bukan sekadar pendamping, melainkan penentu arah.
Ia mengingatkan kembali momen krusial saat Jokowi masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Tanpa "tangan dingin" JK yang menyodorkan nama Jokowi kepada Megawati Soekarnoputri, jalan menuju Jakarta mungkin tidak akan pernah terbuka.
Kasih tahu semua itu termul-termul (buzzer), Jokowi jadi presiden karena saya! Dia tidak jadi Gubernur kalau bukan saya, mengerti? — Jusuf Kalla
Baca Juga: Dituduh Dalangi Isu Ijazah Joko Widodo, Jusuf Kalla Beri Jawaban Tak Terduga
Syarat Mutlak Megawati: "Harus Pak JK"
Salah satu "kartu" paling menarik yang dibuka JK adalah peristiwa di balik layar pemilihan presiden 2014.
JK membeberkan bahwa saat itu Megawati Soekarnoputri memiliki keraguan besar karena menganggap Jokowi belum cukup berpengalaman di level nasional.
Namun, Megawati bersedia menandatangani pencalonan Jokowi dengan satu syarat mutlak: Jusuf Kalla harus menjadi pendampingnya.
Ibu Mega kasih tahu saya, dia tidak mau teken (pencalonan) kalau saya tidak wakilnya. Karena Pak JK yang paling berpengalaman, bimbinglah dia. Aduh, saya sebenarnya mau pulang kampung waktu itu, tapi Ibu Mega bilang 'Jangan, Pak Yusuf dampingi'. — Jusuf Kalla
Baca Juga: Jusuf Kalla vs Ahli Forensik: Mengapa Kasus Ijazah Jokowi Makin Ruwet dan Memanas?
Mengapa JK Berbicara Sekarang?
Banyak pihak bertanya-tanya, mengapa JK memilih saat ini untuk mengungkit jasa-jasanya?
Alasan sebenarnya ternyata adalah rasa gerah terhadap polarisasi dan fitnah yang terus bergulir.
JK merasa perlu meluruskan bahwa dirinya adalah orang yang paling menginginkan kesuksesan pemerintahan ini sejak awal, namun kini justru diserang oleh pihak-pihak yang tidak memahami sejarah.
Terkait polemik ijazah yang terus menyeret namanya, JK memberikan saran yang sangat tajam sekaligus solutif agar kegaduhan nasional segera berakhir:
Sudahlah Pak Jokowi, kasih lihat ijazah saja. Saya yakin itu asli, kenapa tidak dikasih lihat? Membiarkan masyarakat berkelahi sendiri, saling memaki selama dua tahun. Itu saja solusinya. — Jusuf Kalla
Baca Juga: Jusuf Kalla Dilaporkan Eks Relawan Jokowi, Isu Ijazah Diduga Bermuatan Politik
Pesan untuk Sang Penerus
Dengan membongkar "kartu-kartu" sejarah ini, JK seolah ingin mengirimkan pesan kuat kepada kekuasaan saat ini.
Bahwa loyalitas dan jasa besar di masa lalu tidak seharusnya dibalas dengan narasi negatif dari para pendukung fanatik.
Kini bola panas ada di tangan publik. Pernyataan JK ini bukan hanya soal pembuktian jasa, tapi merupakan pengingat bahwa dalam politik, sejarah tidak boleh dilupakan begitu saja.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Liga Inggris 2026/2027 Dimulai! Arsenal Buka Perburuan Gelar, Jadwal MU dan Liverpool Ikut Jadi Sorotan
- 105 Alasan Manchester United Tak Akan Melepas Bruno Fernandes pada Musim Panas 2026







