Danantara Tancap Gas Bangun 15 Ribu Hunian Korban Bencana Sumatra, Target Rampung dalam 3 Bulan

AKURAT BANTEN - Upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra terus dikebut. Danantara mulai merealisasikan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana dengan target ambisius, yakni menyelesaikan puluhan ribu unit rumah dalam waktu singkat.
CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan 15 ribu unit hunian dapat rampung dalam tiga bulan ke depan. Program ini menjadi bagian dari komitmen percepatan pemulihan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.
“Dalam waktu tiga bulan ke depan kita bisa menyelesaikan 15 ribu rumah,” kata Rosan, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis, 1 Januari 2026.
Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi itu menjelaskan, ribuan unit hunian tersebut akan didistribusikan ke tiga provinsi di Sumatra yang terdampak paling parah. Penentuan jumlah disesuaikan dengan tingkat kerusakan dan kebutuhan di masing-masing wilayah.
Provinsi Aceh menjadi penerima bantuan hunian terbesar. Dari total target pembangunan, sebanyak 12 ribu unit rumah dialokasikan untuk masyarakat Aceh yang terdampak bencana, mengingat luasnya wilayah dan jumlah korban yang membutuhkan tempat tinggal layak.
Baca Juga: Per 1 Januari 2026 BI Resmi Tinggalkan JIBOR, INDONIA Jadi Penentu Arah Suku Bunga Pasar
Sementara itu, pembangunan hunian di Sumatra Utara difokuskan di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Di dua wilayah tersebut, Danantara menyiapkan sekitar dua ribu unit rumah untuk warga yang terdampak.
“Dan Sumatra Barat sebanyak 500 unit,” ungkap Rosan.
Ia menambahkan, setiap unit hunian dirancang dengan ukuran yang fungsional dan layak huni. Rumah-rumah tersebut memiliki luas bangunan sekitar 22 meter persegi dengan dimensi 4,5 x 4,5 meter, disesuaikan untuk kebutuhan dasar keluarga.
“Ukuran luasnya 4,5 x 4,5 meter, jadi sekitar 22 meter persegi per unit,” jelasnya.
Rosan juga mengungkapkan bahwa proses pembangunan sudah berjalan dan menunjukkan progres positif. Hingga saat ini, sekitar 600 unit rumah telah selesai dibangun dan siap untuk segera diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat.
Program pembangunan hunian ini diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi langkah awal pemulihan sosial dan ekonomi bagi warga terdampak bencana di Sumatra.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









