Menkeu Copot Dua Dirjen Sekaligus, Tiga Kursi Strategis Kemenkeu Kini Kosong

AKURAT BANTEN - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi keputusan pemberhentian dua pejabat tinggi di lingkungan Kementerian Keuangan.
Febrio Nathan Kacaribu resmi dilepas dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal.
Sementara itu, Luky Alfirman juga tidak lagi menjabat sebagai Direktur Jenderal Anggaran.
Keputusan tersebut, menurut Purbaya, telah berlaku efektif sejak Selasa, 21 April 2026.
Langkah ini sekaligus diikuti dengan penunjukan pelaksana harian untuk mengisi kekosongan sementara.
“Sudah dikasih Plh sekarang. Sudah dari kemarin sore aktif,” ujar Purbaya.
Baca Juga: Ambulans Dijebak Debt Collector Pinjol di Sleman, Modus Panggilan Darurat Terbongkar
Penunjukan pejabat sementara dilakukan agar roda organisasi tetap berjalan tanpa gangguan.
Meski demikian, kedua pejabat yang diberhentikan belum langsung mendapatkan penugasan baru.
Purbaya menyebut pihaknya masih mempertimbangkan posisi yang paling sesuai dengan kapasitas dan pengalaman mereka.
Baca Juga: Video Syur Viral Pasangan di Batang Berujung Pernikahan, Polisi Buru Penyebar Konten
“(Febrio dan Luky) Istirahat dulu. Nanti saya cari tempat yang pas buat mereka,” katanya.
Keputusan ini berdampak pada bertambahnya jumlah jabatan kosong di tingkat eselon I Kementerian Keuangan.
Kini, setidaknya terdapat tiga posisi direktur jenderal yang belum terisi secara definitif.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Mau Dihentikan, Refly Harun Tegas 'Kami Tak Akan Minta Maaf'
Selain dua posisi yang baru saja ditinggalkan, satu kursi lain yang kosong adalah Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.
Posisi tersebut sebelumnya ditempati oleh Masyita Crystallin sebelum mendapatkan penugasan baru.
Masyita diketahui kini menjalankan peran di PT Danantara Investment Management sebagai bagian dari mandat baru pemerintah.
Baca Juga: Berawal Niat Lihat Sunrise Berujung Duka, Pria Muda Tewas di Tebing Bali
Dengan tiga posisi strategis yang belum terisi, Kementerian Keuangan tengah menyiapkan proses seleksi kandidat terbaik.
Purbaya menegaskan bahwa pemilihan pejabat baru akan dilakukan secara menyeluruh dan hati-hati.
Nama-nama calon yang dianggap memenuhi kriteria nantinya akan diajukan kepada Presiden.
Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Mau Dihentikan, Refly Harun Tegas 'Kami Tak Akan Minta Maaf'
Dalam hal ini, Presiden Prabowo Subianto akan menerima laporan untuk menentukan keputusan akhir.
Purbaya menargetkan proses pengajuan tersebut bisa dilakukan dalam waktu dekat.
Ia memperkirakan laporan kandidat akan mulai disampaikan pada awal hingga pertengahan Mei mendatang.
“Nanti kan sekalian diajukan ke Presiden. Jadi sekaligus mungkin di awal atau pertengahan Mei,” tuturnya.
Langkah restrukturisasi ini menjadi sinyal adanya penyesuaian strategi di tubuh Kementerian Keuangan.
Di sisi lain, publik kini menanti siapa sosok yang akan mengisi posisi penting tersebut.
Perubahan ini juga diperkirakan akan berdampak pada arah kebijakan fiskal dan ekonomi ke depan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kortastipidkor Bareskrim Polri Selidiki Tiga Modus Rekayasa Pasokan Energi PLTU yang Merugikan Negara Triliunan Rupiah
- 2Gaji PNS 2027 Tak Disinggung Prabowo, PNS Diduga Kembali Gigit Jari Tidak Dapat Kenaikan Gaji, Sama Seperti Pensiunan
- 3HIMNI Periode 2026-2031 Resmi Dilantik, Djarot Sulistio Wisnubroto Pimpin Perluasan Pemanfaatan Nuklir
- 4Fakta di Balik 'Gaji Rp700 Ribu per Kilo': Siapa Sebenarnya Ibu Susana yang Disebut Presiden Prabowo?
- 5Upah Pengupas Bawang Disebut Rp700 Ribu, Fakta di Lapangan Bikin Publik Terkejut, Mau Ikutan Kupas Bawang?
- 6Kopi Nalar Dorong Dialog Terbuka di Tengah Penolakan Warga atas Rencana PLTS 311 Hektare
- 7Gaji Pembawa Baki Bendera Celine Olivia Beda? Segini Honor Paskibraka 2026, Istilahnya Bukan Gajian
- 8MU Tumbang 2-4 dari AC Milan, Michael Carrick Tetap Tenang Jelang Hadapi Hull City
- 9Ijazah SMA Gibran Kembali Dipertanyakan, Pernyataan Loyalis Jokowi Bikin Polemik Makin Panas
- 10Bikin Guru Terharu, Celine dari Pontianak Dipercaya Bawa Baki Merah Putih di Istana







