Banten

Nur Alimantun Citra Dikenang Sebagai Mahasiswi Ceria, Korban Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur

Riski Endah Setyawati | 29 April 2026, 13:33 WIB
Nur Alimantun Citra Dikenang Sebagai Mahasiswi Ceria, Korban Tragedi Maut Kereta di Bekasi Timur
Ilustrasi Kecelakaan Kereta Api (Istimewa)

AKURAT BANTEN - Duka mendalam menyelimuti keluarga, sahabat, dan rekan kampus Nur Alimantun Citra (19), mahasiswi perantau asal Jambi yang menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan tragis antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.

Mahasiswi semester empat yang tengah menempuh pendidikan di Jakarta itu dikenal luas sebagai pribadi hangat yang selalu membawa energi positif bagi lingkungan sekitarnya.

Sahabat dekatnya, Catherine (19), tak kuasa menyembunyikan kesedihan saat mengenang sosok Citra yang menurutnya selalu hadir dengan perhatian tulus.

Baca Juga: Viral CCTV Daycare Banda Aceh Bongkar Dugaan Penganiayaan Balita, Polisi Periksa Enam Saksi

“Aku sedih banget, bener-bener sedih. Karena almarhumah ya orangnya ceria gitu,” ujar Catherine.

Ia menuturkan, Citra merupakan teman yang selalu peka terhadap kondisi orang lain dan tidak pernah ragu memberikan dukungan.

“Sering banget nanya, ‘Cath lu kenapa’, makanya waktu dengar kabar ini rasanya kehilangan banget,” lanjutnya.

Baca Juga: Terbongkar! Alasan Roy Suryo Ragukan Klaim Mikro Teks Gadhaj Adam di Ijazah Presiden

Selama kuliah di Jakarta, Citra tinggal bersama kakak laki-lakinya di kawasan Tambun, Bekasi.

Sementara kedua orang tuanya tetap menetap di kampung halaman mereka di Jambi.

Menurut Catherine, Citra biasanya hanya pulang saat libur semester panjang.

Baca Juga: Enam Tahun Tak Pulang Lebaran, Perantau Asal Wonogiri Tewas dalam Tragedi Kereta di Bekasi Timur

Momen terakhir kebersamaan Citra dengan teman-temannya terjadi di Stasiun Jatinegara, beberapa saat sebelum insiden nahas itu berlangsung.

Riza (21), teman satu kampus korban, menjadi orang terakhir yang sempat berbincang langsung dengannya.

“Awalnya kita pulang bareng dari kampus, sempat ngobrol juga sebelum naik kereta,” kata Riza.

Baca Juga: Inflasi 3,01 Persen, Kota Tangerang Masuk Daftar 12 Besar Terbaik Versi Kemendagri

Namun, keduanya harus berpisah karena menaiki jalur kereta berbeda.

Sejak saat itu, komunikasi dengan Citra terputus.

Kekhawatiran mulai muncul ketika korban tak kunjung memberi kabar hingga larut malam.

Baca Juga: Inflasi 3,01 Persen, Kota Tangerang Masuk Daftar 12 Besar Terbaik Versi Kemendagri

Teman-temannya terus berusaha mencari informasi, terlebih setelah muncul berita kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Pelacakan lokasi terakhir ponsel korban menunjukkan keberadaan Citra berada di sekitar titik kecelakaan sebelum akhirnya perangkat tersebut tidak lagi aktif.

Setelah proses pencarian panjang, kabar duka akhirnya diterima keluarga dan sahabat pada dini hari.

Baca Juga: Viral CCTV Daycare Banda Aceh Bongkar Dugaan Penganiayaan Balita, Polisi Periksa Enam Saksi

Jenazah Citra rencananya akan dipulangkan ke Jambi untuk dimakamkan.

Kepergian Citra meninggalkan luka mendalam bagi banyak orang.

“Semoga almarhumah diterima di tempat terbaik,” tutur Catherine.

Nur Alimantun Citra menjadi salah satu dari 15 korban jiwa dalam tragedi kecelakaan kereta yang mengguncang publik tersebut.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.